Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guru Ngaji Cabuli Muridnya Berulang Kali, Warga Geram hingga Lempar Batu ke Rumah Pelaku

MF (48), guru ngaji di Lombok Timur melecehkan muridnya yang masih di bawah umur. Warga yang geram melempar batu ke rumah pelaku, Jumat (8/7/2022).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Guru Ngaji Cabuli Muridnya Berulang Kali, Warga Geram hingga Lempar Batu ke Rumah Pelaku
ISTIMEWA
Ilustrasi pelecehan - MF (48), guru ngaji di Lombok Timur melecehkan muridnya yang masih di bawah umur. Warga yang geram melempar batu ke rumah pelaku, Jumat (8/7/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - MF (48), guru ngaji di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), melecehkan muridnya yang masih di bawah umur.

Aksi bejat pelaku itu sudah dilakukan berulang kali.

Kasus ini terbongkar setelah dilaporkan oleh orang tua korban pada Jumat (8/7/2022).

Awalnya, orang tua korban curiga karena korban tidak lagi berani mengaji ke tempat pelaku.

Selain itu, korban kerap kesakitan saat buang air kecil.

Korban lantas bercerita kepada orang tuanya bahwa telah menjadi korban pelecehan.

Baca juga: Guru SD Cabuli 2 Murid Laki-laki, Beraksi Sejak 2016, Terungkap saat Korban Dibelikan HP Pelaku

"Korban memberi tahu pelapor bahwa korban tidak berani lagi pergi mengaji kepada terlapor karena sering dilecehkan oleh terlapor," kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicolas Oesman, Senin (11/7/2022), dilansir Kompas.com.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, korban sudah dua tahun belajar ngaji di tempat pelaku.

Perbuatan bejat pelaku terhadap korban sempat diketahui oleh tetangga MF pada Mei 2022 lalu.

Tindakan asusila yang telah dilakukan pelaku itu menyulut kemarahan warga.

Warga yang geram melempar batu ke rumah pelaku, Jumat (8/7/2022).

Bahkan, warga juga mengancam akan merusak rumah pelaku.

"Ya memang ada sempat lemparan batu ke atap rumah pelaku oleh warga yang marah," ujar Nicolas, seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Pelajar SD di Kabupaten Sumedang Korban Rudapaksa Kakek-Kakek Hilang Keceriaan dan Sering Melamun

Atas kejadian tersebut, sejumlah anggota polisi dikerahkan untuk berjaga di rumah pelaku.

"Anggota kami saat ini sedang juga melakukan pengamanan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan (pengrusakan)," terangnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas