Tribun

Tujuh Warung di Kota Cirebon Dibongkar Satpol PP Karena Jadi Tempat Prostitusi

Tujuh warung yang dibongkar Satpol PP Kota Cirebon tersebut berada di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon

Editor: Erik S
zoom-in Tujuh Warung di Kota Cirebon Dibongkar Satpol PP Karena Jadi Tempat Prostitusi
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
(ilustrasi) Tujuh warung yang diduga sebagai tempat praktik prostitusi di Kota Cirebon, Jawa Barat, dibongkar Satpol PP, Selasa (12/7/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON-  Tujuh warung yang diduga sebagai tempat praktik prostitusi di Kota Cirebon, Jawa Barat, dibongkar Satpol PP, Selasa (12/7/2022).

Tujuh warung yang dibongkar Satpol PP Kota Cirebon tersebut berada di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Baca juga: Penganiaya dan Pelindas Kaki Ibu Menggunakan Motor di Cirebon akan Diperiksa Kesehatan Jiwanya

Bangunan semi permanen warung itu pun tampak dibongkar secara manual menggunakan berbagai peralatan yang dibawa petugas.

Di antaranya, palu berukuran besar, linggis, tang, gergaji, dan lainnya. Para petugas membongkar warung tersebut hingga rata dengan tanah.

Namun, material bangunan tampak tidak diangkut dan hanya dirapikan di sekitar kawasan sekitar bekas warung esek-esek itu berdiri.

Proses pembongkaran warung tersebut juga menghabiskan waktu kira-kira lebih dari satu jam dan turut melibatkan unsur TNI, Polri, serta pengurus RT - RW setempat.

Kepala Bidang Penertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kota Cirebon, Suweka, mengatakan, penertiban warung kali ini dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat.

Menurut dia, masyarakat sekitar merasa resah akan keberadaan warung itu, karena dijadikan tempat esek-esek dan menjual minuman keras (keras).

Baca juga: 2 Remaja di Bandar Lampung Buka Bisnis Prostitusi Online, Kekasihnya Dijual Rp 250-800 Ribu

"Masyarakat melaporkan bahwa warung ini didirikan sejak 20 tahun lalu, namun belakangan ini dijadikan tempat prostitusi," kata Suweka saat ditemui seusai kegiatan.

Ia mengatakan, laporan itu ditindaklanjuti dan mengerahkan puluhan personel membongkar warung sehingga tidak beroperasi kembali.

Selain itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus RW setempat rencananya di tanah bekas warung berdiri bakal dibangun taman.

Baca juga: Buka Praktek Prostitusi, Izin Hamilton Spa & Massage di Jakarta Selatan Ternyata untuk Restoran

Agar tempatnya bermanfaat sebagai ruang terbuka hijau (RTH) bagi masyarakat dan warung semacam itu tidak dibangun lagi.

"Kami juga menertibkan satu warung di Jalan Cipto Mangunkusumo yang merupakan kawasan tertib lalu lintas (KTL)," ujar Suweka.

Suweka menyampaikan, peringatan tertulis telah dilayangkan hingga beberapa kali kepada pemilik warung agar membongkar sendiri.

Namun, peringatan itu tidak digubris sehingga petugas Satpol PP Kota Cirebon dikerahkan membongkar paksa warung tersebut.

"Kami sudah berkali-kali mengingatkan baik tertulis maupun lisan, tetapi tetap membandel sehingga terpaksa ditertibkan," kata Suweka.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kerap Dipakai Tempat Prostitusi, Tujuh Warung di Kota Cirebon Ditertibkan Satpol PP

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas