Tribun

Warga Pasar Gadang Padang Digegerkan Penemuan Mayat Pedagang

Warga sekitar sudah mencoba untuk memanggil korban dari luar rumah, namun tidak ada jawaban dari korban yang ada di dalam rumah

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Warga Pasar Gadang Padang Digegerkan Penemuan Mayat Pedagang
net
Ilustrasi mayat - Hermiyanto Efendi Caniago panggilan Anto (49) seorang pedagang yang beralamat di Jalan Pasar Mudiak Nomor 22, Kelurahan Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kontrakannya, Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 19.40 WIB 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Hermiyanto Efendi Caniago panggilan Anto (49) seorang pedagang yang beralamat di Jalan Pasar Mudiak Nomor 22, Kelurahan Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumah kontrakan, Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 19.40 WIB.

Ia ditemukan dalam rumah yang berada di Jalan Pasa Mudiak Nomor 22 Rt 02/Rw 01/ Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Kapolsek Padang Selatan, Kompol Purwanto mengatakan, penemuan mayat berawal  dari kecurigaan warga karena korban tidak terlihat selama tiga hari dan rumahnya dalam kondisi terkunci.

"Warga sekitar sudah mencoba untuk memanggil korban dari luar rumah. Namun, tidak ada jawaban dari korban yang ada di dalam rumah," kata Kompol Purwanto.

Warga bernama Era Samoli (41) mencoba membuka pintu rumah korban.

Baca juga: Geger Temuan Karung Putih Bernoda Darah di Kabupaten Batang, Setelah Dicek Ada Mayat Waryanah

Saat itulah  korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi dan sudah mengeluarkan bau.

"Barulah dilaporkan ke Ketua RT. Sekitar pukul 19. 40 WIB, Ketua RT bernama Nengsih melaporkan peristiwa ditemukan mayat di dalam kontrakan ke kantor Polsek Padang Selatan," katanya.

Keterangan Ketua RT diketahui bahwa korban sudah tiga bulan mengontrak di rumah tersebut.

 "Ditambahkan keterangan warga bermama Era Samoli bahwa korban sakit dan sedang dalam berobat," katanya.

Sekitar pukul 22.00 WIB, korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi dengan mengunakan mobil PMI Kota Padang.

"Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian korban, karena keluarga korban sudah mengetahui bahwa korban dalam keadaan sakit," ujarnya.

Kemudian petugas membuatkan permohonan tidak dilakukan otopsi dan berita acara penyerahan mayat kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Kronologi Penemuan Mayat di Padang, Warga Curiga Korban Sudah 3 Hari Tidak Terlihat

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas