Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Sesayap Hilir Hilang Setelah Diterkam Buaya di Sungai Semaja Nunukan

Dari informasi yang didapat, korban diduga hilang diterkam buaya ini, diketahui mencari ikan di Sungai Semaja Nunukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Warga Sesayap Hilir Hilang Setelah Diterkam Buaya di Sungai Semaja Nunukan
Mashable
Ilustrasi serangan buaya - Pria berinisial SB dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di perairan Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara. Warga asal Sesayap Hilir itu hilang di Sungai Semaja Nunukan, Selasa (19/7/2022) malam 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Risnawati

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN  – Pria berinisial SB dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di perairan Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara.

Warga asal Sesayap Hilir itu hilang di Sungai Semaja Nunukan.

Kapolsek Sesayap Hilir IPDA Agung Wahyudi mengatatakan, korban merupakan warga Sepala Dalung.

"Iya, warga saya, warga Sepala Dalung dan informasinya hilang di Sungai Semaja Nunukan.

Informasinya diduga hilang karena diterkam buaya," ujarnya, Selasa (19/7/2022) malam.

Agung menjelaskan, kejadian hilangnya warga Sepala Dalung di perairan Nunukan ini sekira pukul 18.00 WITA.

Baca juga: KRONOLOGI Jasad Baharuddin Ditemukan di Perut Buaya, Warga Jebak Buaya Pakai Ayam Beracun

Rekomendasi Untuk Anda

Dari informasi yang didapat, korban diduga hilang diterkam buaya ini, diketahui mencari ikan di Sungai Semaja Nunukan.

"Informasinya dia bertiga dengan temannya mencari ikan di sana," katanya.

Hingga saat ini, TribunKaltara.com masih menghimpun informasi terkait kejadian warga Sesayap Hilir diduga hilang diterkam buaya.

Sebelumnya seorang pria bernama Baharuddin (29) menghilang selama 5 hari diduga diterkam buaya.

Korban merupakan warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, dan berhasil ditemukan Tim SAR di dalam perut buaya, pada Senin (18/7/2022).

Lokasi korban ditemukan berada di koordinat 4°13'1.75"N 117°14'15.29"E, jarak dari LKP (last known position) ke lokasi korban sejauh 500 meter dengan heading 100,78 °.

"Jenazah korban sudah dibawa kerumah duka," ucap Dede.

Informasi yang dihimpun pada pukul 19.00 Wita operasi SAR Dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas