Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Video Cucu Perintah Kakek Mengemis di Grobogan, Ini Respons Pemerintah hingga Kondisi Terkini

Viral video di media sosial anak perempuan di Grobogan, Jawa Tengah diduga memaksa kakeknya mengemis, kini mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Viral Video Cucu Perintah Kakek Mengemis di Grobogan, Ini Respons Pemerintah hingga Kondisi Terkini
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Remaja perempuan yang diduga memaksa sang kakek mengemis. Dalam artikel mengulas tentang respons pemerintah setelah viral video di media sosial anak perempuan di Grobogan, Jawa Tengah yang diduga memaksa kakeknya mengemis. 

"Satu rumah itu hanya dihuni si anak kecil dan kakeknya itu.”

“Ayahnya dipenjara, ibunya pergi dari rumah sudah lama," tulis pengunggah.

Sejumlah petugas pemerintah mendatangi rumah kakek yang diduga dipaksa cucunya mengemis untuk memberikan bantuan, di Grobogan, Jawa Tengah.
Sejumlah petugas pemerintah mendatangi rumah kakek yang diduga dipaksa cucunya mengemis untuk memberikan bantuan, di Grobogan, Jawa Tengah. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

Pengunggah juga menambahkan keterangan, setiap pagi kakek itu dipaksa mengemis cucunya.

"Satiap pagi pasti berisik, sang cucu memaksa kakeknya pergi mengemis untuk jajan si cucu setiap hari,” lanjutnya.

Diketahui, kejadian cucu diduga memaksa kakeknya mengemis terjadi di Desa Kropak, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Kondisi Terkini sang Kakek dan Cucu

Dikutip dari Kompas.com, remaja perempuan itu, ialah SSB berusia 11 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia adalah pelajar kelas 6 SD dan sang kakek, berusia sekitar 70 tahun.

Kepala Desa Kropak, Sukinah, menyampaikan sejak lahir, SSB diasuh oleh kakek dan neneknya.

"Kakek nenek dari bapaknya SSB ini pekerjaan mengemis dan SSB sejak kecil dibawa mengemis, tapi tidak saat SSB mulai sekolah," kata Sukinah, Jumat (29/7/2022).

Setelah sang nenek meninggal dunia sakit pada tahun 2021, SSB pun hanya tinggal berdua dengan kakeknya di rumah berpapan kayu berukuran 6 meter x 7 meter.

"Dulu rutin sekolah, semenjak ada Covid-19 kan libur. Lha dua pekan ini tidak sekolah karena seragamnya tidak ketemu karena libur lama.”

“Tapi tadi sudah ada seragam dan sekolah lagi," jelasnya.  

Terkait perlakuan tak pantas SSB terhadap kakeknya, Sukinah mengatakan, jika para tetangga yang mengetahui itu sudah banyak yang menasihati.

Menurutnya, tak jarang tetangga juga iba memberikan bantuan.

Baca juga: VIRAL Bocah Bantu Jualan Papeda, Pengunggah Beri Pesan Agar Jangan Kalah Semangat dengan Anak Kecil

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas