Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri di Cilacap yang Jemput Paksa Suami dari Lapangan Saat Tarkam Buka Suara: Singgung Soal Anak

Siti Aminah alias Si Iteung memberikan klarifikasi terkait aksinya menjemput suaminya yang sedang bermain bola tarkam.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Istri di Cilacap yang Jemput Paksa Suami dari Lapangan Saat Tarkam Buka Suara: Singgung Soal Anak
(KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYAR)
Tangkapan layar video seorang pemain sepakbola dihampiri istri dan diminta keluar lapangan saat pertandingan tarkam di lapangan Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/8/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP -  Siti Aminah alias Si Iteung memberikan klarifikasi terkait aksinya menjemput suaminya yang sedang bermain bola antarkampung (tarkam).

Aksi istri asal Cilacap Jawa Tengah itu menjadi viral di media sosial.

Baca juga: Istri di Cilacap Tarik Suaminya Keluar dari Lapangan Saat Main Tarkam, Ini Penjelasan Kepala Desa

Si Iteung merupakan warga Desa Karanganyar Madura, Kecamatan Wanareja, kabupaten Cilacap.

Si Iteung hadir dalam acara podcast di akun YouTube EM Studio, Rabu (31/8/2022).

Ia mengatakan menjemput paksa suami lantaran sedang ada masalah rumah tangga.

Sebelum aksi viralnya, ternyata Iteung pernah berucap jika nekat bermain sepakbola dirinya akan menjemput dan masuk ke lapangan.

"Ada masalah rumah tangga. Pengen diselesain aja gitu.

Rekomendasi Untuk Anda

Janjinya pulang hari Sabtu, ternyata sampai Senin nggak pulang," ujarnya membuka perbincangan.

Iteung sudah mewanti-wanti berulangkali ke suami jika tak dapat izin bermain bola darinya, ia akan masuk ke lapangan.

Baca juga: VIRAL Pemain Bola Tarkam Didatangi Istri Saat Tanding Lalu Digandeng Keluar, Alasannya Bikin Baper

"Sebelum ini pun, saya pernah bilang, kalau seumpama main bola tapi saya ngga ngasih izin saya akan masuk lapangan, bahkan bawa anak.

Kalau saya kasih izin, ngga apa-apa," imbuh Iteung.

Iteung tak bawa anaknya lantaran jarak dari rumah ke Lapangan Desa Hanum terbilang jauh.

"Posisinya kan jauh dari Madura ke Hanum kalau bawa anak kasihan," ujarnya.

Iteung pun sudah meminta maaf ke suami atas kejadian ini.

"Saya meminta maaf, kemarin sudah minta maaf ke suami.

Baca juga: Penjelasan Edy, Anggota DPRD Tangsel yang Pukul Wasit Karena Diganjar Kartu Merah Saat Ikut Tarkam

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas