Tribun

Siswi SD Diduga Dirudapaksa Kepala Sekolah, Orang Tua Mengadu ke Hotman Paris, Ini Kata Polda Sumut

Seorang ibu di Medan mengadu ke Hotman Paris bahwa anaknya menjadi korban rudapaksa oleh kepala sekolah hingga tukang sapu.

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Whiesa Daniswara
zoom-in Siswi SD Diduga Dirudapaksa Kepala Sekolah, Orang Tua Mengadu ke Hotman Paris, Ini Kata Polda Sumut
ISTIMEWA
Ilustrasi pelecehan seksual seks - Seorang ibu di Medan mengadu ke Hotman Paris bahwa anaknya menjadi korban rudapaksa oleh kepala sekolah hingga tukang sapu. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu berinisial I di Medan, Sumatera Utara mendatangi pengacara Hotman Paris.

I mengadu ke Hotman bahwa anaknya yang masih duduk di bangku SD diduga dirudapaksa oleh kepala sekolah dan tukang sapu di lingkungan sekolah.

I telah melaporkan kejadian pilu yang menimpa anaknya itu ke aparat berwajib.

Namun, kasus dugaan rudapaksa itu mengendap setahun lamanya.

Mengadu ke Hotman Paris

Meski laporan I telah ditangani Polda Sumut, namun belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

Baca juga: Bocah SD Diduga Dirudapaksa Bergilir oleh Kepsek hingga Tukang Sapu, Hotman Paris Hampir Menangis

I pun akhirnya mengadukan kejadian yang menimpa anaknya itu ke Hotman Paris.

Kepada Hotman, I mengatakan, anaknya diduga diberi minum serbuk putih lalu diikat dan dibawa ke gudang sekolah oleh tukang sapu.

Dikatakan I, mulut anaknya juga dilakban oleh tukang sapu tersebut, sebelum dibawa ke gudang.

Kemudian, seorang yang diduga kepala sekolah keluar dari gudang dan menjaga pintu gudang.

"Kepala sekolah keluar dari gudang terus jaga gudang, si tukang sapu masuk ke gudang letakkan anak tadi ke gudang, ke atas meja di dalam gudang."

"Setelah itu tukang sapu keluar jaga gudang pimpinan sekolah masuk," kata I dalam video yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial.

Di dalam gudang tersebut, diduga bocah perempuan berusia 10 tahun itu dirudapaksa secara bergantian.

Hotman menyebut, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polrestabes Medan pada 10 September 2021, lalu dilanjutkan ke Polda Sumut.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas