Tribun

Menaker Ida: Presiden Jokowi Akan Tinjau Penyaluran BSU di Sulawesi Tenggara

Jokowi dijadwalkan akan meninjau secara langsung penyaluran manfaat Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) tahun 2022 di Sulawesi Tenggara

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menaker Ida: Presiden Jokowi Akan Tinjau Penyaluran BSU di Sulawesi Tenggara
Kemnaker.go.id
Menaker Ida: Presiden Jokowi Akan Tinjau Penyaluran BSU di Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meninjau secara langsung penyaluran manfaat Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) tahun 2022 di Sulawesi Tenggara

Rencananya acara tersebut diselenggarakan di Kantor Pos Bau Bau dan Kantor Pos Buton pada Selasa (27/9/2022).

Pada peninjauan tersebut, Presiden Jokowi akan menyapa dan melakukan dialog dengan para pekerja/buruh penerima BSU 2022.

Kabar ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang mengatakan juga akan ikut mendampingi kunjungan kerja Presiden.

"Setelah mendapat perintah Bapak Presiden, kami (Kemnaker) langsung menyalurkan BSU 2022 ini. Dan besok rencananya Bapak Presiden akan meninjau langsung penyaluran BSU di Bau Bau dan Buton," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangannya, Senin (26/7/2022).

Ida mengatakan target penerima BSU 2022 sejumlah 14.639.675 pekerja/buruh dengan total anggaran Rp. 8.804.969.750.000,. 

Baca juga: Pekerja yang Terkena PHK Masih Bisa Dapat BSU Rp600 Ribu, Ini Syaratnya

Dalam hal penyaluran BSU 2022 ini, khusus untuk wilayah Sulawesi Tenggara sudah tersalurkan kepada 19.286 pekerja/buruh.

Ida menegaskan bahwa BSU 2022 ini dalam rangka meringankan para pekerja/buruh dalam memenuhi keperluan sehari-hari sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"BSU ini adalah pengalihan subsidi BBM yang diterima langsung oleh para pekerja/buruh. Mudah-mudahan BSU ini memberikan manfaat yang besar untuk para pekerja/buruh di Indonesia," ucapnya.

Menaker juga menjelaskan bahwa BSU merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para pekerja dan pengusaha yang telah menyertakan para pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Jika para pekerja tidak diikutkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, berarti tidak ada jalan untuk mendapatkan BSU 2022," katanya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas