Deden Jemput Jenazah Istri Korban Gempa di RSUD Cimacan, Anaknya Meninggal Tertimbun Longsor
Korban dijemput oleh sang suami di kamar duka RSUD Cimacan, Selasa (22/11/2022) sekira pukul 20.00 WIB.
Penulis: Ibriza Fasti Ifhami
Editor: Hasanudin Aco

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ibriza Fasti Ifhami
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Satu jenazah perempuan korban gempa bumi di RSUD Cianjur, yang sebelumnya tanpa identitas, sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Korban dijemput oleh sang suami di kamar duka RSUD Cimacan, Selasa (22/11/2022) sekira pukul 20.00 WIB.
Adapun identitas korban, bernama Ai Jamilah (36), warga Cimanglid, Desa Cijedil, Kecamatan Cugeunang, Cianjur, Jawa Barat.
Suami dari korban diketahui bernama Deden.
Ia sebelumnya telah berhasil menemukan jasad anak laki-lakinya yang juga tertimbun longsor di Ceugeunang, Cianjur, Jawa Barat.
Baca juga: Nasib Dua Ibu Hamil yang Tertimpa Bangunan Roboh Akibat Gempa Cianjur
Deden mengatakan jenazah langsung dibawa ke rumah dan dimakamkan pada Rabu dini hari tadi.
"Pasti dibawa ke rumah dulu. Dikuburkannya langsung malam ini 500 Meter dari rumah," kata Deden, saat diwawancara, Selasa.
Deden menuturkan liang lahat penguburan telah siap.
Hal itu karena ia sudah memastikan bahwa sang istri dan anaknya menjadi korban dalam bencana ini.
"Udah siap (liang lahat). Udah yakin istri saya jadi korban karena anak saya yang laki juga (jadi korban)," jelasnya.
Ia menjelaskan saat itu sang istri dan anaknya tengah menjaga warung usahanya yang berada tepat di titik longsor tersebut.
Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menyisakan duka yang mendalam.
Bencana gempa bumi tersebut merenggut ratusan nyawa di Cianjur, Jawa Barat.