Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Densus 88 Dalami Kasus Bom Bunuh Diri di Bandung, Investigasi Serpihan Material Bom di TKP

Densus 88 mendatangi Polsek Astana Anyar dan melakukan investigasi terkait ledakan yang diduga bom bunuh diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Densus 88 Dalami Kasus Bom Bunuh Diri di Bandung, Investigasi Serpihan Material Bom di TKP
Tangkap layar kompastv
Situasi sekitar Polsek Astana Anyar Bandung saat ledakan diduga bom bunuh diri terjadi, Rabu (7/12/2022). Densus 88 mendalami kasus dugaan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar. 

Setelah terduga pelaku masuk ke depan Polsek, diduga bom diledakkan dan pelaku meninggal di tempat.

"Tidak lama kemudian ada ledakan dan sekarang pelaku meninggal dunia di lobi Polsek Astana Anyar," jelasnya.

Sementara itu, Polsek Astana Anyar mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung: 3 Polisi Alami Luka Bakar

"Kami gambarkan bahwa pintu gerbang polsek, lokasi apel pagi yang rusak seluruh bagian luar depan polsek hancur," tambahnya.

Polisi langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di sekitar Polsek Astana Anyar.

"Untuk radius 200 meter sudah kami police line, jalan raya kami tutup kemudian pintu masuk dan pintu belakang," terangnya.

Hingga saat ini polisi belum dapat mengungkap terduga pelaku bom bunuh diri karena masih dalam proses peyelidikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kombes Pol Aswin berharap warga tidak mendekati TKP karena sedang dilakukan penyelidikan dan ia meminta maaf kepada warga yang terganggu karena jalan depan Polsek Astana Anyar sementara ditutup.

"Warga agar mematuhi peraturan karena jalan kami tutup karena ada olah TKP. Warga tidak mendekat dan tidak menerobos garis polisi yang sudah kami pasang," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Mohay) (Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas