Tribun

Pernikahan Kaesang dengan Erina Gudono

Erina Gudono telah Isi Aplikasi Elsimil dan Mendapat Sertifikat dengan Hasil Ideal

Aplikasi Elsimil yang dikembangkan BKKBN sebagai langkah untuk pencegahan stunting dari hulu itu

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Erina Gudono telah Isi Aplikasi Elsimil dan Mendapat Sertifikat dengan Hasil Ideal
dok keluarga/Rusman
Erina Gudono melakukan prosesi siraman di kediamannya, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat, 9 Desember 2022, selepas menjalankan prosesi sungkeman dan langkahan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Prosesi pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono akan berlangsung pada Sabtu, 10 Desember 2022 di Yogyakarta dan Solo, Jawa Tengah.

Erina telah mengisi aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) dan mendapatkan sertifikat dengan hasil yang ideal.

Aplikasi Elsimil yang dikembangkan BKKBN sebagai langkah untuk pencegahan stunting dari hulu itu.

Terdapat informasi yang dibutuhkan oleh calon pengantin maupun calon ibu yang mempersiapkan kehamilan setelah menikah ada di dalam aplikasi Elsimil.

“Saya sudah men-download dan mengisi semua kuesioner di aplikasi Elsimil. Sangat mudah dan jelas informasinya,” kata Erina dalam rilis BKKBN yang diterima, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: BKKBN Kembangkan “Elsimil”, Aplikasi untuk Percepatan Penurunan Stunting

Dari pengisian kuesioner, Erina telah mendapatkan sertifikat Elsimil dengan hasil ideal untuk hamil.

Diketahui, risiko stunting itu terjadi sejak pembuahan dalam rahim ibu, delapan minggu atau 56 hari itu sudah bisa diprediksi terjadinya stunting.

Pencegahan stunting hanya dapat dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan, yakni 270 hari dalam kandungan dan 730 hari atau anak sampai usia dua tahun.

Adapun data yang dimasukkan dalam aplikasi Elsimil calon pengantin adalah usia, status gizi, berat dan tinggi badan, ukuran lingkar lengan atas dan lingkar perut, kadar hemoglobin (Hb) dan perilaku lain seperti perokok atau tidak. 

Penggunaan aplikasi Elsimil, akan disertai pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang dibentuk BKKBN.

Jika hasil aplikasi Elsimil menunjukkan kurang ideal untuk hamil, perkawinan tetap boleh digelar namun TPK akan merekomendasikan untuk menunda kehamilan. 

Selanjutnya TPK memberikan intervensi yang direkomendasikan serta memonitor status gizi calon pengantin sampai kondisi pasangan tersebut membaik dan menjadi ideal untuk hamil. 

Selain berfungsi sebagai alat skrining dan media komunikasi dengan TPK, Elsimil juga berfungsi sebagai media edukasi tentang kesehatan reproduksi, kontrasepsi, kesiapan pranikah, kesiapan kehamilan, serta cegah kanker.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas