Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Lansia di Wonogiri Mengamuk, Hancurkan Genteng Rumah Menggunakan Cangkul dan Sabit 

Polisi, TNI dan pihak terkait berupaya menurunkan S dan berkoordinasi dengan pihak keluarga

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pria Lansia di Wonogiri Mengamuk, Hancurkan Genteng Rumah Menggunakan Cangkul dan Sabit 
Istimewa/Polres Wonogiri
Polisi melakukan evakuasi terhadap lansia di Ngadirojo yang mengamuk, Senin (2/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNNEWS.COM, WONOGIRI - Seorang lansia berusia 61 tahun di Dusun Pencil, Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri Jateng mengamuk dengan cara tidak biasa.

Ia mengamuk dengan cara merusak atap tempat tinggalnya, Senin (3/1/2023) lalu. 

Polisi dipanggil warga untuk menangani kakek tersebut.

Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Humas Aiptu Iwan Sumarsono mengatakan S nekat merusak genting rumah yang juga tempatnya tinggal menggunakan cangkul dan juga sabit

"Yang bersangkutan saat itu kemudian diturunkan dari atas dengan menggunakan tangga," kata dia, kepada TribunSolo.com, Selasa (3/1/2023). 

Baca juga: Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di SPBU di Wonogiri Jawa Tengah

Dia menjelaskan, S diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi, TNI dan pihak terkait berupaya menurunkan S dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. 

S diduga sakit hati dengan saudaranya sendiri lantaran sertifikat rumah yang ditempati, dibalik nama, tanpa persetujuan dari S. 

 "Dari hasil kesepakatan keluarga dan pihak terkait, yang bersangkutan dibawa ke RSJ Surakarta untuk mendapatkan pemeriksaan dikawal personel Polsek, Koramil dan Dinsos juga," ujarnya. 

Kades Gedong, Widodo, mengatakan S dikenal warga yang normal, dimana S tinggal di rumah peninggalan orang tua tersebut bersama kakak perempuannya.

Sebelum kejadian itu, kata dia, S sempat mengamuk namun ditenangkan.

Setelah itu, S mengamuk dan akhirnya pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Ngadirojo. 

"Sabitnya sampai saat ini juga masih di kantor saya," jelasnya. 

Saat ini, imbuh Kades, S dibawa ke RSJ Surakarta untuk dilakukan pemeriksaan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas