Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Video Gerombolan Bawa Bendera Partai Serang Warga, Kronologi hingga PDIP Semarang Buka Suara

viral rekaman yang memperlihatkan sekelompok pemuda menyerang seorang warga yang duduk santai di atas motornya di pinggir jalan. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Daryono
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Viral Video Gerombolan Bawa Bendera Partai Serang Warga, Kronologi hingga PDIP Semarang Buka Suara
Twitter @6undul0h
Tangkap layar video penyerangan segerombol pemuda di Semarang 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini fakta viral gerombolan pemuda bawa bendera PDIP serang warga di Semarang, Jawa Tengah.

Di media sosial viral rekaman yang memperlihatkan sekelompok pemuda menyerang seorang warga yang duduk santai di atas motornya di pinggir jalan. 

Sekelompok pemuda itu mengenakan sepeda motor layaknya geng motor.

Satu orang tampak membawa bendera PDIP.

Tanpa alasan yang jelas, sekelompok pemuda itu menyerang seorang pemuda yang berada di pinggir jalan.

Sebelum diserang, pemuda yang berada di pinggir jalan lebih dulu melarikan diri.

Tangkap layar video penyerangan segerombol pemuda di Semarang
Tangkap layar video penyerangan segerombol pemuda di Semarang (Twitter @6undul0h)

Baca juga: Viral Video Anak Kucing Oren Dicekoki Tuak di Semarang, Gerombolan Pemuda Diamankan Polisi

Lantaran tak bisa menyerang pemuda yang melarikan diri, gerombilan pemuda itu kemudian merusak motor yang ditinggalkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Atas beredarnya rekaman video itu, pihak PDIP Semarang menyatakan pemuda yang melakukan penyerangan bukanlah anggota PDIP

Sementara itu, polisi membeberkan kronologi kejadian. 

Berikut fakta-fakta dari peristiwa tersebut: 

1. Terjadi di Semarang, ini kronologinya

Penyerangan oleh sekelompok pemuda itu terjadi di Semarang, Jawa Tengah tepatnya di Jalan Cinde Raya, Kota Semarang pada Minggu (15/1/2023) pukul 05.30 WIB.

Dikutip dari TribunJateng, warga yang diserang diketahui bernama Riyan, warga Tandang, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Kapolsek Candisari Iptu Handri Kristanto menjelaskan kronologi singkat penyerangan yang dialami oleh Rian di Jalan Cinde Raya.

"Ceritanya adalah Riyan ini duduk di motor, kemudian ada segerombolan itu (lewat di Jalan Cinde Raya)," kata Iptu Handri. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas