Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Penyanderaan Pilot Susi Air, Kata Panglima TNI hingga Polda Papua

Inilah kabar terbaru soal pilot Susi Air Kapten Philips Max Marthin yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Update Penyanderaan Pilot Susi Air, Kata Panglima TNI hingga Polda Papua
Tribun-Papua.com/Istimewa
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya kembali menyebar foto dan video kondisi Susi Air Capten Philip Mark Mehrtens. - Inilah kabar terbaru soal pilot Susi Air Kapten Philips Max Marthin yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru soal pilot Susi Air Kapten Philips Max Marthin yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Laksamana Yudo Margono selaku Panglima TNI mengungkap adanya kendala dalam penyelamatan Pilot Susi Air Kapten Phiilips.

Kendala yang dihadapi adalah KKB yang membaur dengan masyarakat sekitar.

Hal tersebut membuat proses operasi penyelamatan sedikit terkendala karena pihak penyelamat harus berhati-hati.

"Diusahakan dicari karena tentunya di dalam situasi seperti ini mereka ini kan bercampur dengan masyarakat sehingga TNI harus hati-hati di dalam melaksanakannya tugasnya atau menyelamatkan itu," kata Yudo di Mako Paspampres, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2023).

Yudo juga mengungkap strategi yang dilakukan KKB yang menyandera Philips.

Baca juga: Panglima TNI Sebut KKB Penyandera Pilot Susi Air Berbaur dengan Masyarakat: Kami Harus Hati-hati

Mereka menggunakan strategi berpindah-pindah titik serta berbaur dengan warga.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita optimalkan prajurit yang ada di sana karena yang kita hadapi bukan musuh yang tetap dan bisa berhadapan, bukan. Jadi gerombolan yang tempatnya berpindah-pindah dan bersama-sama dengan penduduk, nah ini kan tidak mudah ngambil dari penduduk ini," tuturnya.

Pihaknya juga akan mengusahakan menggunakan cara terbaik untuk menyelamatkan Kapen Philips.

"Mereka (KKB) berlindung selalu dengan masyarakat, malah dengan anak-anak, ya kita usahakan ya sedapat mungkin kita laksanakan secara persuasif, ya kita tidak mau masyarakat menjadi korban karena itu," pungkas Yudo.

Diketahui, KKB juga sempat menawarkan barter antara pilot Susi Air dengan senjata dan uang.

Kata Polda Papua

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady pun membenarkan adanya tawaran tersebut.

"Sempat ada penyampaian demikian (barter pilot Susi Air dengan uang dan senjata)," kata Benny saat dihubungi, Jumat (24/2/2023).

Pihaknya pun langsung menolak tawaran tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas