Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anak Muda Papua Binaan PYCH Optimistis Hasil Budidaya Ikan Air Tawar Terus Meningkat

Fileph menuturkan PYCH dapat membantu KJA dalam memasarkan hasil produksi ikan air tawar hasil budidayanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Anak Muda Papua Binaan PYCH Optimistis Hasil Budidaya Ikan Air Tawar Terus Meningkat
ist
Budidaya ikan air tawar melalui keramba jaring apung (KJA) di Danau Sentani, Distrik Heram, Jayapura. Mereka merupakan anak muda Papua yang tergabung dalam PYCH. 

Fileph menilai, tanpa binaan dari BIN, ini semua tidak akan terjadi.

"Kami juga berterima kasih kepada BIN yang selalu mendukung dan membina kami. Lalu, dan menyediakan wadah bagi kami untuk membantu memasarkan hasil budi daya kami di Papua Youth Creative Hub," ucapnya.

Baca juga: Kembangan Talenta Muda Papua dalam Dunia Digital, PYCH Gelar Pelatihan Manajemen Hubungan Pelanggan

Hingga kini, terdapat 120 petak KJA yang menampung sekitar 28.000 ekor ikan yang terbagi dari ikan siap panen dan benih berukuran 2 jari atau 10-11 cm.

Untuk diketahui, PYCH juga memiliki kelompok pembudi daya ikan Papua dan Papua Barat, di antaranya di 11 usaha perikanan budi daya existing, 60 kelompok pembudi daya ikan keramba jaring apung (KJA) dan 3 kelompok pembudidaya ikan bioflok.

Terintegrasi dan Berlabel PYCH

Produk-produk hasil anak muda Papua dan masyarakat binaan PYCH itu kemudian dijual di ruang UMKM yang ada di Gedung PYCH, Jayapura, Papua.

Pemasaran juga dilakukan secara online. 

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, hasil jagung juga digunakan untuk dibuat pakan ayam.

PYCH sendiri memiliki pabrik olahan jagung untuk dijadikan pakan ayam.

Semua produk turunan jagung itu akan dikemas dengan label PYCH.

PYCH merupakan gedung tempat anak-anak muda Papua mengembangkan bakat, minat dan potensi yang dimilikinya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas