Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Karyawati Rumah Sakit di Solo Laporkan Kasus Pelecehan Seksual, Gibran Minta Kasus Segera Diproses

Gibran ikut menyoroti kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan kepala laboratorium sebuah rumah sakit swasta di Kota Solo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Faisal Mohay
zoom-in Karyawati Rumah Sakit di Solo Laporkan Kasus Pelecehan Seksual, Gibran Minta Kasus Segera Diproses
TribunSolo.com
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Kasus pelecehan seksual terjadi di sebuah rumah sakit swasta di Solo. Pelaku merupakan kepala laboratorium yang melecehkan karyawati. Gibran ikur menyoroti kasus ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Dugaan kasus pelecehan seksual di sebuah rumah sakit swasta di Kota Solo, Jawa Tengah mendapat sorotan dari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kasus ini kepala laboratorium rumah sakit berinisial RP diduga melakukan pelecehan seksual terhadap karyawati berinisial NI pada 28 Desember 2022.

Korban telah membuat laporan ke Polresta Solo sejak 3 Januari 2023, namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

Menurut Gibran pengusutan laporan kasus pelecehan seksual terlalu lama.

Ia mengaku akan mengecek terlebih dahulu kebenaran laporan tersebut.

"Nanti tak tindak lanjuti, tiga bulan lama banget. Nanti tak cek dulu," terangnya, Senin (10/4/2023), dikutip dari TribunSolo.com.

Baca juga: Mahasiswi UIN Banten Jadi Korban Penculikan, Sempat Alami Pelecehan Seksual

Pihak rumah sakit hingga saat ini tidak memberhentikan RP, namun hanya memindah tugaskan ke bagian kerohanian.

Rekomendasi Untuk Anda

Kuasa Hukum Korban, Eko Yudi Santoso mengatakan kliennya masih mengalami trauma jika bertemu dengan RP yang masih bekerja di rumah sakit yang sama.

"(Korban) masih ada trauma secara psikis. Apabila ketemu masih ada ketakutan," jelasnya.

Eko Yudi Santoso mengatakan saat korban selesai shalat dzuhur, secara tiba-tiba pelaku masuk ke mushola dan memeluk dari belakang.

Pelaku yang berinisial RP kemudian menyentuh sejumlah bagian tubuh korban.

Kini sudah ada 19 saksi yang diperiksa dalam kasus pelecehan seksual di rumah sakit swasta di Solo.

"Awal pemeriksaan, saat tindak penyelidikan, (ada lebih kurang) 17 orang saksi yang diperiksa."

"Hari ini, informasinya, ada tambahan dua saksi," imbuhnya.

Selain NI, diduga ada karyawati lain yang menjadi korban pelecehan seksual.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas