Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Puskesmas di Sleman Diteror, Ditembak OTK hingga Satpam Temukan Peluru Gotri

Puskesmas Depok 1, Sleman, DI Yogyakarta pada Kamis (11/5/2023) malam mendapatkan teror dari orang tidak dikenal (OTK).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Puskesmas di Sleman Diteror, Ditembak OTK hingga Satpam Temukan Peluru Gotri
Tribunjogja.com/Miftahul Huda
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Depok, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah dikabarkan terjadi penembakan, Jumat (12/5/2023) siang. Kaca depan Puskesmas Depok 1 Sleman pecah karena tembakan peluru, Jumat (12/5/2023). - Puskesmas Depok 1, Sleman, DI Yogyakarta pada Kamis (11/5/2023) malam mendapatkan teror dari orang tidak dikenal (OTK). 

TRIBUNNEWS.COM - Puskesmas Depok 1, Sleman, DI Yogyakarta pada Kamis (11/5/2023) malam mendapatkan teror dari orang tidak dikenal (OTK).

Teror penembakan tersebut pun dikonfirmasi Kapolresta Sleman, AKBP Yuswanto Ardi.

Ardi pun kini melakukan penyelidikan atas kasus penembakan sebagai aksi teror tersebut.

"Betul (ada penembakan), pelaku dan motif masih dalam penyelidikan," katanya, Jumat (12/5/2023) siang.

"Semoga segera terungkap," tambahnya.

Akibat dari penembakan tersebut, beberapa bagian kaca jendela Puskesmas mengalami kerusakan.

Baca juga: Polisi Temukan 9 Peluru Gotri di Puskesmas Depok, Sleman, Bantah Aksi Teror sebagai Kasus Penembakan

Dari rekaman CCTV, terlihat ada sepeda motor yang berhenti di depan Puskesmas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Rekaman CCTV kira-kira jam 22.00 WIB ada orang berhenti tapi ga jelas. Hanya motor, nggak kelihatan orangnya," kata Bambang, Satpam Puskesmas, Jumat (12/5/2023) siang, dikutip dari TribunJogja.com.

Bambang juga menceritakan, saat kejadian berlangsung, tak ada aktifitas di dalam Puskesmas.

"Korban tidak ada. Ada tujuh tembakan, lima kena kaca," terang dia.

Temukan 9 Peluru Gotri

Yuswanto mengatakan, kasus teror ini masih terlalu dini disebut sebagai penembakan.

Menurutnya, kasus ini adalah perusakan.

"Terlalu dini jika disebut sebagai penembakan. Karena (peluru) yang ditemukan bukan proyektil tapi gotri. Kalau proyektil kan ada kalibernya dan dibuat dari timah. Kalau gotri cara peluncurannya tidak perlu menggunakan bubuk mesiu. Bisa pakai ketapel. Yang jelas itu perusakan," kata Ardi, Jumat (12/5/2023).

Mengutip TribunJogja.com, Polresta Sleman juga sudah melakukan olah TKP.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas