Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan GMIM di Minahasa, Bus Keluar Jalur dan Oleng

Berikut ini kronologi kecelakaan bus rombongan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM)

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan GMIM di Minahasa, Bus Keluar Jalur dan Oleng
Istimewa
Satu unit bus yang membawa rombongan Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM dari Kota Bitung mengalami kecelakaan di antara jalan raya Desa Leilem dan Desa Kolongan Atas, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (26/5/2023). - Berikut ini kronologi kecelakaan bus rombongan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) 

TRIBUNNEWS.COM - Bus yang mengangkut rombongan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) mengalami kecelakaan.

Kecelakaan bus tersebut terjadi di Jl Sonder Leilem, Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (26/5/2023).

Kecelakaan tersebut menewaskan tiga orang, yakni pasangan suami istri Corneles Sambelorang dan Wihelmina Masangke.

Sementara, seorang korban lainnya bernama Ade Lorameng, merupakan anggota Panji Josua.

Mengutip Tribun Sulut, kecelakaan bermula ketika bus pelat merah DB 7027 C milik Dinas Sosial (Dinsos) berangkat dari Bitung menuju Tombatu Minahasa Tenggara untuk menghadiri acara WKI GMIM.

Saat berada di lokasi kecelakaan, bus memasuki tikungan, namun hilang kendali hingga roda berada di luar aspal.

Baca juga: Pengakuan Sopir Bus Dinas Sosial Bitung, Bus Terbalik Akibatkan 3 Penumpang Tewas

Sopir pun berusaha mengendalikan kendaraan dengan kembali ke jalan beraspal.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, bus oleng hingga terjatuh.

"Pengemudi tak dapat lagi mengendalikan kendaraan tersebut dan langsung terbalik kanan dan terseret 10 meter."

"Bahkan terjadi benturan dengan kendaraan mobil Avanza yang berlawanan," ujar Kasat Lantas Polres Tomohon, Iptu Nicky N Pondalos, Jumat.

Pengakuan Sopir Bus

Sang sopir mengaku, ia sempat didesak untuk melaju bersama mobil patwal agar tak ketinggalan karena macet.

"Rombongan minta kejar untuk ikut dibelakang Patwal agar tak ketinggalan," ujar Jekston Sidamo, sang sopir, Jumat.

Sebelum bus oleng, sopir juga mengaku melihat pintu bus akan terbuka.

"Kita liat pintu seperti mau terbuka, di sampingnya ada anak kecil."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas