Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Kabupaten Majalengka Mulai Rasakan Dampak Fenomena El Nino

Mata air di Gunung Haur, yang menjadi sumber air di kawasan kampung tersebut, kini menyusut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Warga Kabupaten Majalengka Mulai Rasakan Dampak Fenomena El Nino
Ist
Ilustrasi kekeringan - Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan warga Blok Gunung Haur, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNNEWS.COM, MAJALENGKA - Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan warga Blok Gunung Haur, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Masyarakat sudah merasakan debit air berkurang akibat fenomena tersebut.

Mata air di Gunung Haur, yang menjadi sumber air di kawasan kampung tersebut, kini menyusut.

Hal itu pun diantisipasi oleh warga dengan mulai menyiapkan stok air bersih yang diwadahi beberapa drum ember di rumah mereka.

Baca juga: El Nino Tiba, PBB: Dunia Harus Bersiap Hadapi Gelombang Panas dan Ancaman Krisis Pangan

Menyikapi hal itu, pemerintah daerah Majalengka sudah menyiapkan sejumlah strategi baik yang sudah dilaksanakan maupun yang dalam proses mengantisipasi adanya kekeringan atau kekurangan air.

Bupati Majalengka Karna Sobahi tak menampik bahwa di daerah yang dipimpinnya sudah ada yang kekurangan air terutama, ketika memasuki musim kemarau tiba saat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya melanda persawahan, kekurangan air juga juga sudah mulai melanda rumah-rumah warga.

 “Alhamdulillah kemarin kita dengan program air bersih menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di beberapa kecamatan di wilayah utara Majalengka, seperti di Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Jatiwangi, Dawuan dan Kasokandel mendapat sambungan air secara gratis, itu yang sudah kita lakukan antisipasi kekeringan," ujar Karna, Sabtu (8/7/2023).

Menurut Karna, program sambungan air bersih tersebut diberikan secara gratis.

Masyarakat hanya cukup membayar bulanan kepada Perumda Tirta Bhakti Raharja sebagai lembaga yang melaksanakan program air bersih tersebut.

Dalam program tersebut diberikan sebanyak 6.000 sambungan air bersih.

“Terkait airnya berkurang, inilah yang kita antisipasi. Pak Wabup pun sebelumnya juga pernah menyampaikan kepada saya bahwa air yang berada di bawah itu merupakan air yang mengalir untuk wilayah di Indramayu,” ucapnya.

Sementara area yang dilalui itu, jelas dia, merupakan area di Majalengka.

Selain itu, pihaknya juga dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk membuat bendungan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas