Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Maba UIN Raden Mas Said Surakarta Diminta Daftar Pinjol saat Ospek, Ini Kata Rektor hingga DEMA

UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, jadi sorotan lantaranyan mahasiswa barunya diminta daftar pinjol saat ospek

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Maba UIN Raden Mas Said Surakarta Diminta Daftar Pinjol saat Ospek, Ini Kata Rektor hingga DEMA
Kolase Tribunnews.com/TribunSolo.com/Anang Maruf
Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Raden Mas Said Surakarta didesak mundur oleh Aliansi Mahasiswa Independen. 

Ia juga menyebut, sanksi terberatnya adalah DO dan sanksi ringan akan dikembalikan ke fakultas masing-masing.

"Pasti ada sanksi kalau berat, salah satunya pemecatan atau drop out (DO)," terangnya.

DEMA Buka Suara

Presiden Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta, Ayuk Latifah mengatakan, kegiatan yang bersponsor aplikasi pinjol bukan termasuk dalam PBAK.

Sponsor aplikasi pinjol tersebut untuk kegiatan fesival budaya yang mereka adakan dan butuh pendanaan.

Baca juga: Polemik Pinjol jadi Sponsor Acara di UIN Surakarta, Presma Sebut Data 2000 Maba Masuk Pinjol

"Pastinya ini sifatnya tidak mengikat," ujarnya saat di konfirmasi TribunSolo.com, Senin (7/8/2023).

Ayuk mengatakan, ada tiga marketplace pinjaman online yang menjadi sponsor Festival Budaya 2023 tersebut.

Ia menjelaskan, dana sponsor yang diterima dihitung berdasarkan akun mahasiswanya yang sudah aktif.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau keuntungan dari sponsor, sebetulnya kami belum mendapatkan keuntungan,"

"Mereka itu akan memberikan sponsor asal data yang sudah registrasi terlihat," lanjutnya.

Baca juga: Perusahaan Pinjol jadi Sponsor Ospek UIN Surakarta, Mahasiswa Diwajibkan Unduh dan Daftar Pinjol

Dari 3 ribu mahasiwa yang melakukan regristrasi, kata Ayuk, yang tidak lolos ada 1000 mahasiswa.

Jadi, yang tercatat oleh sponsor ada 2000 orang.

Ia juga menyebutkan, tindakan pendaftaran aplikasi pinjol tersebut adalah untuk mengedukasi lantaran banyaknya orang yang terjerat pinjol.

"Yang jelas, sebetulnya kami hanya mengedukasi, bukan bermaksud untuk mengintruksikan ke mahasiswa baru untuk mendaftar pinjol," tandasnya.

Kegiatan Festival Budaya Bukan Masuk PBAK

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menyebutkan, kegiatan Festival Budaya tak ada kaitannya dengan PBAK.

"Kegiatan Festival Budaya yang dilakukan oleh DEMA dan SEMA UIN Raden Mas Said Surakarta tidak ada kaitannya dengan PBAK dan dilaksanakan di luar jadwal PBAK," tegasnya.

(Tribunnews.com, Renald)(TribunSolo.com, Anang Ma'ruf Bagus Yuniar)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas