Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Pria Terlibat Perkelahian di Semarang, Seorang Tewas, Dua Lainnya Terluka

Seorang tewas dan dua lainnya menderita luka-luka akibat perkelahian yang melibatkan 3 pria di Jomblang, Candisari, Kota Semarang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in 3 Pria Terlibat Perkelahian di Semarang, Seorang Tewas, Dua Lainnya Terluka
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Kapolsek Candisari Polrestabes Semarang Iptu Handri Kristanto saat menunjukkan lokasi korban Andi Gentong meninggal dunia akibat sabetan katana di Jalan Saputan Raya atau berjarak sekira 100 meter dari lokasi kedua, Jomblang, Candisari, Kota Semarang, Rabu (9/8/2023). 

Pihaknya juga sudah mengumpulkan sejumlah alat bukti di lokasi kejadian seperti rekaman kamera CCTV.

"Kami sudah bekerjasama dengan tim Resmob Polrestabes Semarang untuk mengungkap kasus ini," paparnya.

Kesaksian Warga

Andi Prasetyo alias Andi Gentong (40) ditemukan tak bernyawa di pertigaan Jalan Saputan Barat, RT 4 RW 13, Jomblang, Candisari, Kota Semarang, Selasa (8/8/2023) sekira pukul 22.00 WIB.

Korban mengalami luka parah di bagian jidat hingga terkelupas, bahkan pergelangan tangan kirinya hampir putus.

Andi diduga dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam.

Ia sempat ditolong oleh beberapa temannya yang melintas di jalan tersebut lalu membawanya ke Rumah Sakit Roemani.

Namun sayang, nyawa korban tak tertolong.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut salah seorang saksi di lokasi kejadian, korban dianiaya oleh tiga orang tak dikenal.

Bahkan motor salah satu tersangka sempat tertinggal di lokasi kejadian.

"Saya lihat tiga orang pakai motor Scoopy, ketinggalan di sini, sudah dibawa anggota (polisi)," papar teman korban, Wahyu Adi (43).

Ia menyebut, sebelum kejadian sempat nongkrong bersama korban.

Kemudian mereka pulang, hanya saja korban melaju dengan motornya terlebih dahulu.

Setiba di jalan Saputan, Jomblang, mereka kaget melihat korban sudah terkapar di jalan.

"Kita lihat korban jatuh dibacok-bacok. Kalau kita jalan bareng-bareng ga mungkin kaya gini," katanya.

Ia bersama teman lainnya lantas menolong korban dengan cara melawan para tersangka.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas