Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria di Bengkulu Dibunuh Teman Sendiri, Pelaku Sempat Kabur dan Kini Telah Ditangkap

Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan pria di Bengkulu. Motif pembunuhan belum dapat diungkap karena masih dalam proses penyelidikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Abdul Muhaimin
zoom-in Pria di Bengkulu Dibunuh Teman Sendiri, Pelaku Sempat Kabur dan Kini Telah Ditangkap
TRIBUNWOW.COM
Ilustrasi pembunuhan. Kasus penikaman terjadi di Bengkulu. Seorang pria tewas ditikam teman sendiri diduga karena dendam. Ditemukan 7 luka tusukan di jasad korban. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.Com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNNEWS.COM - Setelah sempat melarikan diri, pelaku penikaman di Bengkulu ditangkap jajaran Tim Totaici Polres Bengkulu Selatan, Minggu (13/8/2023).

Pelaku yang berinisial BE membunuh temannya sendiri yang bernama Debi Trio Pitra (22) dengan senjata tajam.

BE merupakan warga Kelurahan Gunung Mesir, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Susilo belum dapat mengungkapkan motif pembunuhan ini karena masih dalam proses penyelidikan.

"Benar, sudah diamankan. Saat ini pelaku fokus dilakukan pemeriksaan." 

"Nanti. Tunggu rilisnya besok, lengkap," ungkap Kasat Reskrim.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari pantauan TribunBengkulu.com dilapangan, pelaku juga tampak mengalami luka dibagian pelipis mata kanan.

Baca juga: Fakta-fakta Pembunuhan Wanita di Sragen, Ditemukan Penuh Luka hingga Motif Pelaku

Korban Alami 7 Luka Tusuk

Debi Trio Putra (22) warga Jalan IP. Awalludin Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan tewas diduga dibunuh teman sendiri mengalami 7 luka tusuk di sekujur tubuh.

Kepala Kamar Jenazah Yitnan Lusiadi mengatakan, setelah melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah (HD) Manna terhadap korban.

"Dari hasil visum ada 7 luka tusuk, 2 dibagian dada, 1 di samping dada kiri, 3 di tangan kiri dan 1 di tangan kanan," ungkap Yitnan.

Menurutnya, luka yang menyebabkan korban meninggal akibat benda tajam.

"Kalau hasil pemeriksaan semua luka akibat benda tajam," pungkas Yitnan.

Ia menambahkan, usai luka selesai dijahit oleh petugas, jenazah korban langsung dibawa pulang kerumah duka.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon di Sragen, Jasad Dibiarkan Tanpa Busana-Perhiasan Dirampas

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas