Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Sosok Anggota DPRD Kepri yang Viral Pasang Tenda Hajatan di 2 Lajur Jalan, Berdalih Muat Banyak Tamu

Anggota DPRD Kepri viral setelah memasang tenda hajatan di dua lajur jalan, berikut sosoknya.

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Sosok Anggota DPRD Kepri yang Viral Pasang Tenda Hajatan di 2 Lajur Jalan, Berdalih Muat Banyak Tamu
TribunBatam.id
Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Irwansyah yang dirikan dua tenda di dua lajur jalan untuk pernikahan sang anak, berikut sosoknya 

TRIBUNNEWS.COM - Nama Irwansyah, anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri) tengah menjadi sorotan.

Hal itu setelah ia memasang tenda hajatan pada dua lajur jalan utama di Jalan Tiban I, Kecamatan Sekupang, Batam.

Pemasangan tenda untuk acara pernikahan anak Irwansyah itu pun menuai protes dari warga pengguna jalan hingga viral di media sosial.

Pasalnya, jalan itu merupakan jalan raya yang menghubungkan ke beberapa pemukiman warga di sejumlah kelurahan.

Lantas siapakah sosok Irwansyah?

Melansir TribunSumsel.com, Irwansyah merupakan salah satu anggota DPRD Kepri.

Baca juga: Anggota DPRD Kepri jadi Sorotan usai Pasang Tenda Hajatan di 2 Lajur Jalan: Tidak Boleh?

Ia berasal dari Pasaman, Sumatra Barat.

Berita Rekomendasi

Irwansyah diketahui terjun ke dunia politik sebagai politisi PPP.

Ia dikenal sebagai sosok yang sangat memperjuangkan pembangunan infrastruktur dasar khususnya bidang air, listrik, transportasi, dan tata ruang untuk kepentingan masyarakat.

Aksinya pasang tenda hajatan di 2 lajur jalan viral

Nama Irwansyah viral di media sosial setelah aksinya memasang tenda hajatan di dua lajur jalan.

Sejumlah warga pun memprotes aksi anggota DPRD tersebut.

Ilham, seorang warga Tiban Indah mengatakan, tenda hajatan sudah terpasang beberapa hari.


Diketahui, pernikahan anak Irwansyah akan digelar pada hari ini, Sabtu (2/9/2023).

Mulanya, kata Ilham, tenda itu hanya berdiri di satu jalur ruas jalan.

"Kemudian saya lewat lagi ternyata tenda itu juga didirikan di jalur jalan (arah sebaliknya)."

"Wah, jalan ini kayaknya ditutup seluruhnya," ujarnya, Kamis (31/8/2023), dikutip dari TribunBatam.id.

Potret tenda pernikahan anak anggota DPRD Kepri, Irwansyah di Jalan Tiban I, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (31/8/2023).
Potret tenda pernikahan anak anggota DPRD Kepri, Irwansyah di Jalan Tiban I, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (31/8/2023). (TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)

Okta, warga lain mengatakan, aksi pemasangan tenda hajatan di dua lajur jalan itu dapat menganggu kepentingan umum.

"Harusnya kalau sekelas anggota dewan ya bisa nikah di gedung lah. Kalau di rumah pun jangan sampai mengusik kepentingan warga."

"Masih mending kalau cuma satu jalur ditutup, ini dua-duanya, kayak mana kami mau lewat," terangnya.

Irwansyah: tak ada penutupan jalan, tapi pengalihan lalu lintas

Pasca-aksinya memasang tenda hajatan di dua lajur jalan viral, Irwansyah buka suara.

Ia mengatakan, tak ada penutupan jalan, melainkan hanya ada pengalihan lalu lintas.

"Tak ada penutupan, yang ada pengalihan jalan. Ada beberapa lalu lintas yang bisa dilewati."

"Lokasi ini akan kami gunakan hanya satu hari saja," ujar Irwansyah, Kamis, dikutip dari TribunBatam.id.

Bantah diprotes warga

Baca juga: Viral Pernikahan Anak Anggota DPRD Kepri Pasang Tenda Hajatan di 2 Lajur Jalan, Undang Sandiaga Uno

Ia pun membantah ada masyarakat yang komplain terkait aksinya memasang tenda di dua lajur jalan.

"Warga yang mana yang komplain, masyarakat di sini tidak ada. Saya sebagai orang politik memahami itu," terangnya.

Diakuinya warga setempat turut serta membantu menyukseskan acara pernikahan anak semata wayangnya itu.

Dijelaskannya, pesta pernikahan sang putri digelar di rumah karena bisa menampung tamu lebih banyak.

Selain itu, lanjut dia, memudahkan masyarakat yang datang ke acara tersebut.

"Saya sudah dua puluh tahun tinggal di sini. Masa pernikahan anak saya di rumah tidak boleh? Ini putri dan anak saya satu-satunya jadi saya pengennya di rumah."

"Selain itu, kalau di rumah bisa muat lebih banyak orang, sehingga masyarakat juga nggak segan kalau mau datang."

"Dari dulu waktu di kampung halaman pesta pernikahan keluarga selalu digelar di rumah," tandasnya.

Soal perizinan, Irwansyah mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan polsek, sudah kami sampaikan surat pemberitahuan."

"Bahwa lokasi ini akan kami gunakan untuk kursi tamu dalam acara pernikahan anak kami," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunSumsel.com/Thalia Amanda, TribunBatam.id/Hening Sekar Utami/Beres Lumbantobing)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas