Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Pekerja Proyek Pembangunan Tembok Penahan Tanah d Pangadaran Tewas Tertimbun Material

Saat ini ketiga korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemulasaraan dan selanjutnya disemayamkan di TPU masing- masing kampungnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 3 Pekerja Proyek Pembangunan Tembok Penahan Tanah d Pangadaran Tewas Tertimbun Material
Tribun Jabar/Padna
Kondisi TPT di Dusun Tanjungsari RT 03/08 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, yang ambrol, Senin (18/9/2023) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNNEWS.COM, PANGANDARAN - Tiga pekerja proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Pangandaran tewas setelah tertimbun material longsoran TPT.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Tanjungsari, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Senin (18/9/2023) sekitar pukul 09.50 WIB.

Camat Parigi, Nana Suryana membenarkan adanya peristiwa yang menimpa 3 orang tertimbun material di TPT.

"Ya, benar ini lagi di lokasi sedang evakuasi," ujar Nana kepada Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Senin (18/9/2023) pagi.

Adapun 3 orang pekerja proyek di Pangandaran yang tertimbun material longsoran tembok penahan tanah (TPT) adalah Parno (69) dan Suib (63) warga di Dusun Tanjungsari Desa Ciliang Kecamatan Parigi dan Miskun warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran.

Baca juga: 22 Orang Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Area Tambang Batu Giok Myanmar

Saat ini ketiga korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemulasaraan dan selanjutnya disemayamkan di TPU masing- masing kampungnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelum disemayamkan, satu keluarga korban yang rumahnya dekat lokasi TKP, terlihat berduka dan menangis histeris, terutama, anak cucu korban.

Selain itu, warga tetangga satu korban juga ikut berduka dengan berkumpul di lokasi rumah korban yang merupakan dekat lokasi TKP.

Saat kejadian TPT ambruk, menurutnya seperti suara gemuruh.

"Jadi, ambruk sekaligus mengenai 3 orang yang sedang bekerja," katanya.

Sudah Diingatkan Warga 

Kepala Desa Ciliang, Su'id, mengatakan, warga juga pernah memberi peringatan kepada para pekerja sebelum kejadian. 

"Harusnya pakai ukuran galian sebelum TPT jadi. Jadi, jangan ada tambahan (galian) lagi. Tapi, mungkin suara warga enggak didengar," ujar Su'id kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin.

Dia mengatakan, dua dari korban adalah penduduk asli Ciliang.

Satu lainnya merupakan mandor yang berasal dari Pangandaran.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas