Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Isu Prabowo Cekik dan Tampar Wamentan, Begini Tanggapan Presiden Jokowi

Jokowi pun meminta agar setiap isu yang jadi perbincangan publik dicek dulu kebenarannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Isu Prabowo Cekik dan Tampar Wamentan, Begini Tanggapan Presiden Jokowi
Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
Presiden Joko Widodo menanggapi terkait pemberitaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencekik Wakil Menteri Pertanian Hasnul Qolbi. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -  Presiden Joko Widodo menanggapi terkait pemberitaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencekik dan menampar Wakil Menteri Pertanian Hasnul Qolbi.

Prabowo disebut mencekik Hasnul Qolbi saat rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan sekitar 10 hari yang lalu.

Baca juga: Tawa Prabowo saat Menjawab Isu Tampar dan Cekik Wamentan: Ketemu Saja Belum

Presiden Joko Widodo mengatakan Prabowo adalah sosok yang sabar.

"Pak Prabowo sekarang sabar, kok," ujar Presiden Joko Widodo saat meninjau PT Pindad didampingi Prabowo Subianto, Selasa (19/9/2023).

Jokowi pun meminta agar setiap isu yang jadi perbincangan publik dicek dulu kebenarannya.

"Dalam situasi politik seperti ini pasti banyak isu seperti itu. Jadi, tolong dikroscek kebenarannya," katanya.

Prabowo Subianto, yang hadir dalam kesempatan itu, langsung membantah kabar tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Prabowo mengaku jarang bertemu dengan Hasnul.

Ia justru lebih sering bertemu dengan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Baca juga: Alifurrahman Dilaporkan ke Bareskrim Polri soal Video Sebut Prabowo Tampar dan Cekik Wamentan

"Saya ketemu saja belum sama Wamentan, selalu menterinya," ujar Prabowo.

Prabowo juga masih pikir-pikir untuk melaporkan pelaku yang diduga menyebarkan isu tersebut.

Ia mengatakan, ingin situasi jelang Pilpres 2024.

"Ya, kita akan berusaha sejuk, sejuk. Sedang diproses, dipelajari," katanya.

Kementan Bantah

Kementerian Pertanian (Kementan) juga telah membantah peristiwa tersebut.

Ketua Kelompok Substansi Pemberitaan dan Strakom Setjen Kementan, Arief Cahyono menegaskan bahwa isu tersebut tidaklah benar.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas