Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Populer Regional: Pemuda di Bantul Loncat dari Tower - Viral Aksi Koboi Pria di Deli Serdang

Berikut rangkuman berita populer regional mulai seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya di Bantul hingga aksi koboi pria di Deli Serdang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Populer Regional: Pemuda di Bantul Loncat dari Tower - Viral Aksi Koboi Pria di Deli Serdang
Kolase Tribunnews.com
Berikut rangkuman berita populer regional mulai seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya di Bantul hingga aksi koboi pria di Deli Serdang. 

Ratusan warganet ikut meramaikannya dengan berbagai komentar.

Sementara itu, belakangan diketahi sopir truk dalam video bernama Joko Susilo.

Sedangkan polisi yang diajak bicara Joko adalah Kanit Reskrim Polsek Tebo Tengah Ipda Rey.

Kata Polisi

Kapolsek Tebo Tengah Iptu Robinson Manulang membenarkan pihaknya telah menilang Joko.

Joko ditindak bersama sembilan orang rekannya sesama sopir truk.

Kronologi penilangan Joko dan kawan-kawan bermula saat mengangkut pupuk nonsubsidi pada Kamis (28/9/2023).

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka berjalan beriringan dari Kabupaten Batanghari hendak menuju Dharmasraya.

Baca selengkapnya.

3. Kasus Bocah Tewas usai Divonis Mati Batang Otak, Pihak RS Menangis Minta Maaf: Tak Ada Niat Apa pun

Tangis komisaris RS Kartika Husada pecah saat meminta maaf kepada keluarga A. Sebelumnya, A meninggal dunia setelah didiagnosa mati batang otak tak lama seusai menjalani operasi amandel.
Tangis komisaris RS Kartika Husada pecah saat meminta maaf kepada keluarga A. Sebelumnya, A meninggal dunia setelah didiagnosa mati batang otak tak lama seusai menjalani operasi amandel. (Kolase/YouTube Kompas TV/TribunJakarta.com)

Pihak Rumah Sakit (RS) Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, tak kuasa menahan tangis saat meminta maaf kepada keluarga A (7).

Seperti diberitakan, A meninggal dunia setelah dinyatakan mengalami mati batang otak di RS Kartika Husada, Senin (2/10/2023).

Sebelum didiagnosa mengalami mati batang otak, A sempat menjalani operasi amandel di rumah sakit yang sama.

Setelah kasus ini, pihak RS Kartika Husada akhirnya buka suara, Selasa (3/10/2023).

Komisaris RS Kartika Husada, Nidya Kartika, berurai air mata saat menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga A.

Ia membantah tudingan malpraktik yang dilayangkan keluarga A kepada pihak rumah sakit.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas