Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Update Kasus Kereta Api vs Isuzu Elf di Lumajang, Polisi Periksa Sejumlah Orang, Early Warning Mati

Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan yang tarjadi di Lumajang

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Update Kasus Kereta Api vs Isuzu Elf di Lumajang, Polisi Periksa Sejumlah Orang, Early Warning Mati
surya.co.id
Kolase foto Tim Inafis kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara insiden kecelakaan maut mobil minibus Isuzu Elf versus Kereta Api Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya, Senin (20/11/2023). Olah TKP Laka Elf vs KA Probowangi di Lumajang, Mayoritas Korban Tewas Warga Kota Surabaya. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru soal kecelakaan maut antara Kereta Api Probowangi vs Isuzu Elf di Lumajang, Jawa Timur.

Pihak kepolisian pun melakukan pemeriksaan dan investigasi mengenai kecelakaan yang menewaskan 11 penumpang Isuzu Elf pada Minggu (19/11/2023) tersebut.

Kini, sejumlah pihak dimintai keterangan oleh Polres Lumajang.

"Per hari ini kita sudah periksa 8 orang saksi dan sedang diperiksa keterangan dari dua orang masinis Kereta Api Probowangi," ujar Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson Situmorang.

Mengutip TribunMataraman.com, pihak kepolisian juga telah melakukan oleh TKP.

"Kemudian kami sudah melakukan olah TKP secara ilmiah oleh Labfor Polri dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur, ditemukan marka-marka sebelum melintasi kereta api tersebut," kata Boy.

Baca juga: KA Probowangi Tabrak Elf di Lumajang, Kondisi Sopir Mulai Membaik dan Korban Dijamin Jasa Raharja

Meski begitu, pihaknya masih belum meminta keterangan dari sopir Isuzu Elf lantaran masih dirawat intensif.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, fakta baru juga ditemukan, seperti alat early warning system di perlintasan JPL 63 ditemukan tidak berfungsi.

"Lalu untuk EWS tidak berfungsi," kata Boy.

Kondisi sopir Isuzu Elf bernama Bayu Trinanto pun diungkap oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, AKBP dr Agus Gede Made Artha.

Ia mengatakan, driver dirawat karena adanya trauma yang cukup berat di kepala korban.

"Untuk driver yang dirawat di RS Bhayangkara Lumajang, saat ini kondisi sudah ke arah perbaikan, dengan keluhan pusing berputar dan sakit kepala berat. Dari pemeriksaan terakhir dokter Spesialis bedah didiagnosa cedera otak ringan," ujar Agus.

"Yang bersangkutan masih memungkinkan untuk dirawat di RS Bhayangkara Lumajang. Belum ada permintaan dari keluarga, bila pun ada kami harus ijin penyidik khususnya Polres Lumajang. Terkait status beliau sebagai driver yang bertanggung jawab terhadap korban lainnya," lanjut Agus.

Baca juga: KA Probowangi Tabrak Elf di Lumajang, Kondisi Sopir Mulai Membaik dan Korban Dijamin Jasa Raharja

Kesaksian Masinis

Plh Manager Hukum dan Humas PT KAI DAOP 9, Anwar Yuli Prasetyo menceritakan apa yang dialami sang masinis.

Ia mengatakan, sesaat sebelum kecelakaan, masinis KA Probowangi telah memberikan peringatan dengan klakson pada jarak 500 meter.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas