Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jumat Siang Gunung Marapi Kembali Erupsi, Masyarakat Diimbau Waspada

Pos PGA tetap mengimbau agar masyarakat di sekitaran Gunung Marapi tetap waspada terhadap aktivitas Gunung Marapi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jumat Siang Gunung Marapi Kembali Erupsi, Masyarakat Diimbau Waspada
Dok. Febby Pratiwi
Penampakan erupsi Gunung Marapi dari Nagari Padang Laweh, Jumat (22/12/2023). Jumat (22/12/2023) siang Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali erupsi hingga mengeluarkan abu vulkanik yang cukup tinggi. 

TRIBUNNEWS.COM, AGAM - Jumat (22/12/2023) siang Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali erupsi hingga mengeluarkan abu vulkanik yang cukup tinggi.

Pos PGA Bukittinggi melalui pernyataan resminya menyebutkan erupsi Gunung Marapi terjadi pukul 12.19 WIB.

Namun tinggi kolom abu tidak teramati.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 25 detik," demikian tulis Pos PGA Bukittinggi.

Baca juga: Keluarga Wakili Wisuda 2 Mahasiswa UNP yang Jadi Korban Tewas Erupsi Gunung Marapi

Pos PGA tetap mengimbau agar masyarakat di sekitaran Gunung Marapi tetap waspada terhadap aktivitas Gunung Marapi.

Sementara itu salah seorang warga Nagari Padang Laweh, Febby Pratiwi mengatakan erupsi terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

"Kira-kira pukul 12.30 WIB menjelang Salat Jumat," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Febby, saat ini sudah tidak terjadi erupsi dan abu yang sebelumnya keluar sudah hilang.

"Abunya sudah hilang, alhamdulillah tidak ada hujan abu ke arah sini," ujarnya.

Wali Nagari Sungai Pua, Ade Firmansyah mengatakan kondisi terkini di Nagari Sungai Pua Kabupaten Agam aman dan terkendali.

"Di Nagari Sungai Pua insha Allah saat kini kondisi aman dan terkendali, tapi puncak gunung tidak nampak karena tertutup kabut," katanya.

Baca juga: Korban Erupsi Gunung Marapi Bertambah, Mahasiswi yang Viral Wajah Penuh Abu Vulkanik Meninggal

Korban Meninggal 23 Orang

Sebelumnya jumlah pendaki yang tewas akibat erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat bertambah menjadi 23 orang.

Seorang pendaki perempuan bernama Zhafirah Zahrim Febrina yang akrab disapa Ife meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) M Djamil Padang, Minggu (17/12/2023) sekira pukul 17.50 WIB.

Ife merupakan pendaki wanita yang sempat viral usai mengirimkan video ke keluarga dalam kondisi wajah penuh abu vulkanik.

Mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) tersebut dievakuasi dari Gunung Marapi dalam keadaan selamat, tapi harus dirawat karena mengalami luka bakar serius.

Tim penyelamat membawa jenazah korban letusan Gunung Marapi di Batu Palano, Sumatera Barat, Indonesia, Selasa, 5 Desember 2023. Tim penyelamat yang menelusuri lereng gunung berapi yang berbahaya menemukan lebih banyak jenazah pendaki yang terjebak di akhir pekan yang mengejutkan. letusan tersebut, meningkatkan jumlah korban tewas yang dikonfirmasi menjadi hampir dua lusin, kata para pejabat Selasa. (AP Photo/Sigit Putra)
Tim penyelamat membawa jenazah korban letusan Gunung Marapi di Batu Palano, Sumatera Barat, Indonesia, Selasa, 5 Desember 2023. Tim penyelamat yang menelusuri lereng gunung berapi yang berbahaya menemukan lebih banyak jenazah pendaki yang terjebak di akhir pekan yang mengejutkan. letusan tersebut, meningkatkan jumlah korban tewas yang dikonfirmasi menjadi hampir dua lusin, kata para pejabat Selasa. (AP Photo/Sigit Putra) (AP/Sigit Putra)
Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas