Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seorang Bocah Berhasil Diselamatkan saat Hampir Terbawa Arus Banjir di Bandung

Banjir juga hampir menghanyutkan seorang bocah di Kampung Lamajang, Kamis (11/1/2024) malam.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Seorang Bocah Berhasil Diselamatkan saat Hampir Terbawa Arus Banjir di Bandung
TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Bocah selamat terbawa arus banjir diselamatkan tetangganya yang menyebur di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (11/1/2024) malam. 

Kini, ia bersama anaknya berada di pengungsian SMPN 1 Dayeuhkolot.

Hingga malam hari, ada 33 Kepala Keluarga (KK) dengan 84 orang yang berada di pengungsian.

Diketahui, tanggul yang menyebabkan banjir jebol sekira pukul 17.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan oleh relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Desa Citeureup, Deni Mirnawati.

"Tanggul tersebut jebol sekitar pukul 17.00 WIB," ujar Deni, saat dihubungi, melalui ponselnya.

Para warga yang menjadi korban pun terjebak hingga malam.

"Sekarang (pukul 19.00 WIB) warga masih banyak yang terjebak, ga ada yang fokus beberes inimah kejebak," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Deni mengatakan, adapun permukiman warga yang terdampak banjir akibat tanggul jebol tersebut, di RW 5 dan RW 17 karena bersebelahan.

"Adapun yang terdampak di RW 05 sekitar 400 KK dan di RW 17 sekitar 300 KK," kata Deni.

Tim SAR Lakukan Evakuasi

Baca juga: Empat Titik di Kota Bandung Terendam Banjir dan Longsor

Hingga Kamis malam, tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, Damkar dan relawan masih lakukan evakuasi terhadap para korban di RW 17.

Warga punbanyak yang berada di lantai dua atau di di genteng untuk menylamatkan diri.

Air yang jebol dari tanggul masih terlihat deras.

TribunJabar.id mewartakan, Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, mengatakan sebagian warga telah dievakuasi.

"Kami sudah menentukan titik dan jalur evakuasi, terkecuali untuk warga yang memilih bertahan di rumahnya," kata Asep.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas