Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri di Malang Tewas Diduga Diracuni Suami, Korban Dipaksa Minum Cairan Pembersih Lantai

Polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya istri di Malang. Diduga korban dipaksa suami minum cairan pembersih lantai. Anak korban lapor ke tetangga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Sri Juliati
zoom-in Istri di Malang Tewas Diduga Diracuni Suami, Korban Dipaksa Minum Cairan Pembersih Lantai
Freepik
Ilustrasi Racun. Ibu rumah tangga bernama Dayang Santi (40), warga Kabupaten Malang tewas diracun suami. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita di Malang, Jawa Timur bernama Dayang Santi (40) tewas diduga diracuni suaminya menggunakan cairan pembersih lantai.

Korban dipaksa suaminya meminum cairan tersebut pada Rabu (24/1/2024) pagi dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Ibu tiga anak tersebut dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Marsudi Waluyo, Singosari, Malang pada Rabu sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Singosari, Kompol Masyhur Ade mengatakan kasus ini baru dilaporkan pada Kamis (25/1/2024) sekira pukul 01.20 WIB.

"Awalnya pelapor yang merupakan tetangga korban didatangi oleh anaknya. Ia memberitahukan bahwa korban atau ibunya telah dipaksa oleh bapaknya untuk meminum pembersih lantai dan muntah-muntah," paparnya, Kamis (25/1/2024), dikutip dari TribunJatim.com.

Tetangga yang mendapat laporan menemukan korban sudah terlentang di rumah dalam kondisi tak sadarkan diri.

Di mulut korban juga terlihat busa diduga cairan pembersih lantai.

Rekomendasi Untuk Anda

"Setelah mendapatkan perawatan, pelapor mendapatkan informasi bahwa korban telah meninggal dunia. Selanjutnya dilaporkan kepada kami," jelasnya.

Proses olah TKP telah dilakukan, namun petugas kepolisian tidak menemukan bekas muntahan.

Diduga suami korban sudah membersihkan TKP sebelum kabur.

Barang bukti yang diamankan yakni sebuah botol pembersih lantai yang ditemukan di dapur.

Baca juga: Motif Suami di Luwu Beri Istri Minuman yang Sudah Dicampur Racun Tikus, Terancam 15 Tahun Penjara

Jenazah akan diautopsi di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses penyelidikan.

Kata Tetangga

Tetangga korban, Dewi (57) mengaku kaget ketika melihat anak korban yang masih 5 tahun berdiri di depan rumah sambil menangis.

Ia juga sempat mendegar pertengkaran antara korban dengan suaminya sebelum berangkat belanja.

"Saya tanya ke Y (anak korban), 'ada apa kok menangis?', lalu Y menjawab 'punya air putih?'. Saya jawab 'buat apa?' dan Y jawab untuk ibunya karena minum racun, tapi saat itu jawaban Y kurang jelas pengucapannya," tuturnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas