Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Driver Ojol di Solo Dibius Penumpang dan Sepeda Motornya Hilang, Dompet Ditemukan di Boyolali

Sukarman (56) pengemudi ojek yang menjadi korban pembiusan berharap pelaku segera ditangkap. Ia dibius penumpang hingga tak sadarkan diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Abdul Muhaimin
zoom-in Driver Ojol di Solo Dibius Penumpang dan Sepeda Motornya Hilang, Dompet Ditemukan di Boyolali
TribunSolo.com
Kolase foto ilustrasi ojek online (kiri) dan Sukarman, pengemudi ojol yang menjadi korban pembiusan. Rupanya, penumpang Sukarman sempat menitipkan pistol kepadanya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNNEWS.COM - Nasib pilu dialami driver ojek online (ojol) di Solo, Jawa Tengah bernama Sukarman (56).

Sepeda motor kakek tersebut dicuri penumpang yang diangkutnya tanpa menggunakan aplikasi atau secara offline pada Senin (22/1/2024).

Hingga kini pelaku pencurian sepeda motor dengan merek honda beat belum terungkap.

Sukarman dibius penumpang yang mengakibatkan dirinya tak sadarkan diri.

Saat tak sadarkan diri, pelaku mengambil motor Sukarman dan meninggalkan korban.

Lantaran kejadian itu, hingga saat ini Sukarman tidak bisa bekerja. Sebab, dia tidak punya motor.

Rekomendasi Untuk Anda

Kini ia hanya bisa menunggu kabar baik dari pihak kepolisian usai insiden pembiusan dan perampasan yang ia alami bisa menemui titik terang.

"Harapan saya, saya kan sudah tidak punya apa-apa, bagaimana, terus saya kebingungan mau kerja lagi ya tidak bisa. Mau cari SIM (lagi) juga tidak punya biaya," ungkap Sukarman saat ditemui TribunSolo.com, Senin (29/1/2024).

Ia pun kini kebingungan lantaran seminggu tidak bisa bekerja.

"Saya bingung, kalau cari hp mungkin anak saya bisa mencarikan. Tapi untuk kendaraan belum terpikir bagaimana, masih kebingungan," curhat Sukarman.

"Ya sudah tidak bisa kerja lagi, sudah satu Minggu nggak kerja," imbuhnya.

Baca juga: Pengemudi Ojol di Solo yang Dibius Ternyata Dititipi Pistol Penumpangnya, Ngaku Sebagai Aparat

Lebih lanjut, Sukarman menjelaskan usai menjadi korban pembiusan ia tak sadarkan diri selama hampir 3 hari.

Ia pun sampai harus dirawat di rumah sakit Brayat Minulya dari Senin malam pekan lalu sampai Rabu malam (24/1/2024).

"Sempat di rumah sakit itu di malam Selasa (Senin), Selasa siang, terus malam Rabu (Selasa malam), terus Rabu siang, dan malam Kamis (Rabu malam) jam 7 malam sudah dibolehkan pulang," pungkasnya.

Diduga ada Korban Lain

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas