Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dugaan Penyebab Bus Rombongan Kader Hanura Terguling di Tol Solo-Ngawi

Pihak kepolisian menduga kecelakaan terjadi karena sopir bus kurang antisipasi saat hendak menyalip kendaraan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dugaan Penyebab Bus Rombongan Kader Hanura Terguling di Tol Solo-Ngawi
Istimewa
Kecelakaan maut bus yang mengangkut rombongan peserta kampanye terjadi di Tol Sragen km 554, Minggu (4/1/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru soal bus rombongan kader Hanura terguling di Tol Solo-Ngawi, Minggu (4/2/2024) pagi.

Kecelakaan tersebut pun menewaskan tiga orang.

Satu orang di antaranya adalah sopir bernama Catur Pancoro (47).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Yudi Irawan menuturkan, bus tersebut terguling diduga karena sopir kurang antisipasi saat menyalip kendaraan di depannya.

Hingga akhirnya, bus terguling dan menabrak pembatas jalan tol.

"Bus bermaksud mendahului kendara roda enam di depannya. Tidak mampu menguasai laju kendaraan, oleng ke kanan, menabrak median tengah, kemudian terpental ke kiri dan terguling," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Kronologi Kejadian

Rekomendasi Untuk Anda

Kanit PJR 6 Ditlantas Polda Jawa Timur, Iptu M Syaifudin mengatakan, kecelakaan bermula ketika bus melaju dari Jakarta ke Surabaya.

"Saat melintas di KM 554.600A tepatnya di lajur lambat, sopir bus berniat mendahului truk di depannya," ujar Iptu M Syaifudin.

Mengutip TribunJatim.com, karena kurang antisipasi, bus tersebut menabrak median jalan lalu terguling dan terseret hingga menghantam pembatas jalan.

"Bus kemudian berhenti menutup jalan tol, atau lebih tepatnya jalur lambat dan jalur cepat," bebernya.

Baca juga: Kronologi Bus Rombongan Kader Hanura Kecelakaan di Tol Ngawi, Diduga Sopir Lalai, 3 Orang Tewas

Dari kecelakaan tersebut, seorang sopir dan dua penumpang meninggal dunia di TKP.

"Ada 3 orang yang meninggal dunia. 1 sopir, dan 2 penumpang meninggal dunia di TKP. Yakni, Hadi umar F (21) asal Mojo Lebak Mojokerto, dan Aditya Sapulete (38) warga Cungkup Pucuk Lamongan. Sisanya luka ringan," ungkapnya.

Dari data, ada 19 orang termasuk sopir yang berada di bus tersebut.

"Kendaraan dibawa ke bagian Laka polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas