Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Junaedi, Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di PPU, Sempat Lecehkan Jasad 2 Korban

Seorang siswa SMK di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur bernama Junaedi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan satu keluarga

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Abdul Muhaimin
zoom-in Sosok Junaedi, Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di PPU, Sempat Lecehkan Jasad 2 Korban
Kompas.com
Ilustrasi pembunuhan. Kasus pembunuhan satu keluarga terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pelaku merupakan siswa SMK yang masih di bawah umur. 

TRIBUNNEWS.COM - Terungkap sosok tersangka pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Tersangka membunuh satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan tiga anak menggunakan parang pada Selasa (6/2/2024) dini hari.

Tersangka merupakan tetangga korban yang masih berstatus siswa SMK.

Nama tersangka yakni Junaedi, warga Penajam Paser Utara kelahiran tahun 2006.

Junaedi yang merupakan siswa SMK kelas 3 sempat mabuk-mabukan sebelum membunuh lima orang.

Dari data Kartu Keluarga (KK) yang diperoleh Tribunkaltim.co, kelima korban tersebut terdiri dari suami, Wl kelahiran 1989 atau berusia 35 tahun.

Lalu, istri Wl, SW kelahiran 1990 atau berusia 34 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian RJS kelahiran 2009 dan VDS kelahiran 2013, keduanya berjenis kelamin perempuan.

Dan, ZAA yang masih berusia 3 tahun kelahiran 2021.

Pelaku, JND, disebut-sebut menjalin hubungan asmara dengan RJS (15), salah seorang korban.

Namun, hubungan asmara diduga tak direstui, dan hal itu jugalah yang diduga membuat JND gelap mata, hingga membunuh kekasih dan seluruh keluarganya.

Baca juga: Siswa SMK Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga Masih di Bawah Umur, Akhir Februari Umurnya 18 Tahun

Tidak hanya itu, berdasarkan penuturan sumber terpercaya di Polres PPU, dan juga informasi awal dari warga, JND juga masih tetangga langsung dari korban.

Rumah terduga pelaku berdampingan dengan rumah korban, sekaligus TKP kasus pembunuhan sadis itu

“Iya sebenarnya masih tetangga dekat,” kata Siswoyo, kakak dari Waluyo, satu dari korban kasus pembunuhan di PPU ini.

Informasi dari kepolisian yang tengah memeriksa secara intensif JND di Polres PPU menyebutkan, pelaku mengaku sengaja mematikan listrik di rumah korban sebelum menjalankan aksinya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas