Viral Kantor KPU Mubar Disebut Diserang Sekelompok Preman, Polisi Bantah: Aman dan Terkendali
Polisi sebut sekelompok orang yang datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara ingin bersilaturahmi.
Penulis: Linda Nur Dewi R
Editor: Nuryanti
Ratusan peserta aksi yang hadir menyuarakan penolakan mereka terhadap Pemilu 2024 yang dinilai penuh kecurangan.
Pantauan Tribunnews.com di lokasi, terdapat dua unit mobil komando dalam barisan Masyarakat Menggugat Demokrasi.
Beberapa di antara peserta aksi menyanyikan lirik "Tolak.. Tolak.. Pemilu Curang.. Tolak pemilu curang sekarang juga."
Sementara itu, Koordinator Lapangan Aksi Fery Aryanto mengatakan, pihaknya mengestimasi peserta aksi yang hadir sekira 500 orang.
"(Jumlah peserta aksi) 500 orang," kata Fery saat dihubungi Tribunnews.com melalui pesan singkat, Jumat.
Ia kemudian menjelaskan aksi ini telah mendapatkan izin dari pihak kepolisian.
Fery memastikan demo yang dilakukan pihaknya akan dilangsungkan secara damai.
"(Aksi) damai," ucapnya.
Adapun dalam aksinya, kelompok Masyarakat Menggugat Demokrasi menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya yakni:
1. Makzulkan Jokowi sebagai penjahat demokrasi
2. Adili Jokowi dan kroni-kroninya penghianat rakyat
3. Hapuskan dinasti politik
4. Adili komisioner KPU dan Bawaslu yang berkonspirasi
5. Tolak hasil quick count yang menyesatkan