Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kondisi Pilu Siswi SMP Dirudapaksa 10 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan dan Hanya Dicekoki Miras

Siswi SMP di Lampung dirudapaksa 10 pria, disekap selama tiga hari tanpa diberi makan. Kini kondisinya memprihatinkan, alami trauma mendalam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kondisi Pilu Siswi SMP Dirudapaksa 10 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan dan Hanya Dicekoki Miras
Warta Kota via Tribunnews
Ilustrasi pelecehan - Siswi SMP di Lampung dirudapaksa 10 pria, disekap selama tiga hari tanpa diberi makan. Kini kondisinya memprihatinkan, alami trauma mendalam. 

Leni pun berharap polisi segera menangkap semua pelaku rudapaksa terhadap putrinya.

Ia juga menuntut agar para pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Kata polisi sudah beberapa yang tertangkap, tapi belum semua."

"Kalau bisa ditangkap semua dan diadili seberat-beratnya."

"Apa yang mereka lakukan terhadap anak saya itu sudah terlalu sadis," jelasnya.

Melansir Kompas.com, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Iptu Stefanus Boyoh mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 14 Februari 2024 lalu.

Adapun enam pelaku yang sudah diamankan yakni AD, DA dan R yang masih di bawah umur, serta tiga orang dewasa berinisial AL alias IR, A, dan MI.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara empat pelaku yang yang masih dalam pengejaran D, H, RO, dan FB.

Stefanus menuturkan, kejadian bermula saat korban dijemput oleh pelaku D dengan modus diajak nonton pertandingan futsal.

Namun, dalam perjalanan, D membelokkan kendaraannya ke arah perkebunan di Desa Tanjung Baru.

Baca juga: Polisi Tangkap 6 Pelaku Rudapaksa Siswi SMP di Lampung Utara, 4 Lainnya Masih Buron

D kemudian memaksa korban untuk ikut masuk ke dalam sebuah gubuk.

Ternyata di gubuk itu sudah ada sembilan pelaku lainnya.

Di lokasi itu, korban dirudapaksa secara bergantian.

Setelah itu, korban dipulangkan dalam kondisi yang begitu memprihatinkan.

Keluarga korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Lampung Utara pada 17 Februari 2024.

"Kita sedang memburu pelaku lain yang masih melarikan diri," ujar Stefanus saat dihubungi, Jumat (8/3/2024).

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Kompas.com/Tri Purna Jaya)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas