Penagih Utang di Gresik Dianiaya IRT, Kepala Berdarah Dilempar Mangkok, Kedua Pihak Telah Berdamai
Viral penagih utang di Gresik dilempar mangkok sampai berdarah oleh emak-emak, berujung damai. Mereka sepakat berdamai di Mapolsek Menganti, Gresik.
Editor:
Abdul Muhaimin
"Namanya masyarakat mau hari raya, mungkin karena miskomunikasi, masalah keluarga bagaimana orang yang bayar utang, utang tetap utang," imbuhnya.
Sebelumnya, dalam video berdurasi 45 detik itu, mulanya tampak seorang wanita berkerudung hitam dari koperasi simpan pinjam menagih utang kepada emak-emak yang memakai daster merah.
Namun tak berselang lama, emak-emak tersebut masuk ke dalam rumah meninggalkan wanita dari koperasi tersebut.
Kepada warga sekitar, wanita berjilbab hitam itu mengatakan, debiturnya itu tidak bisa diajak bicara secara baik-baik.
Baca juga: Kasus Bensin Campur Air di Bekasi: 3 Orang Jadi Tersangka, Motif karena Terlilit Utang
Perkataan wanita dari koperasi itu lantas membuat emak-emak tersebut langsung keluar rumah.
Sembari membawa panci berisi air dan mangkok, ia hendak menyiramkan air di panci tersebut kepada wajah petugas penagih utang.
Namun saat dilerai tetangganya yang memakai daster biru, emak-emak tersebut melempar mangkok ke kepala penagih utang hingga mangkoknya pecah.
Kericuhan pecah tak terbendung ketika penagih utang mendekat kepada emak-emak tersebut, yang sempat menarik jilbab dan menarik rambut penagih utang.
Bahkan beberapa kali emak-emak itu memukul penagih utang hingga kepalanya berlumur darah.
Sembari menangis, sang penagih hanya bisa memegang kepalanya yang berlumuran darah.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Nasib Penagih Utang di Gresik Disiram Air Dilempar Mangkok hingga Berdarah oleh Emak-emak