Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pabrik Narkoba di Semarang Digerebek: 2 Orang Peracik Ditangkap, 1 Orang Buron

Pembongkaran pabrik narkoba rumahan tersebut dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Plri, Rabu (3/4/2024) pagi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pabrik Narkoba di Semarang Digerebek: 2 Orang Peracik Ditangkap, 1 Orang Buron
Dok. Polri
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri menggerebek pabrik narkoba rumahan atau home industry di sebuah rumah di kawasan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah rumah di Komplek Perumahan Jalan Ngesrep Barat 3 Rt 05 rw 09, Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah digerebek polisi.

Rumah tersebut ternyata merupakan pabrik narkoba yang produksi sabu dan happy water.

Pembongkaran pabrik narkoba rumahan tersebut dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Plri, Rabu (3/4/2024) pagi.

Bareskrim Polri pun dibantu Bea Cukai dalam membongkar praktik produksi barang haram ini.

Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa menuturkan, dua orang tersangka ditangkap dalam operasi ini.

TribunJateng.com mewartakan, dua orang tersebut berinisial PR dan F, warga Bogor.

Mereka merupakan peracik atau koki yang membuat narkoba.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami tangkap dua tersangka, dua pria berinisial PR dan F, keduanya warga Bogor yang berperan sebagai peracik," ujarnya.

Selain itu, satu orang tersangka lainnya yang berinisial KA masih diburu polisi.

Diketahui, rumah yang digerebek tersebut merupakan rumah kontrakan.

"Masalah siapa yang menyewa rumah masih DPO berinisial K," lanjut Brigjen Mukti.

Baca juga: Pabrik Narkoba Rumahan di Semarang Digrebek Polisi, Warga Sekitar: Tak Pernah Berbaur

Pembongkaran praktik produksi narkoba ini bermula dari kecurigaan petugas Bea Cukai.

Saat itu, Bea Cukai curiga dengan adanya pengiriman prekursor, salah satu bahan pembuatan narkoba yang masuk ke Indonesia.

Bahan tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta dan hendak dikirim ke Semarang.

Pengiriman barang tersebut dilakukan secara bertahap.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas