Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kecelakaan Maut di Tol Cikampek, Grandmax Langsung Terbakar, Warga Dengar Suara Gemuruh dan Ledakan

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 58, Senin (8/4) menewaskan belasan korban, warga ngaku dengar suara gemuruh dan ledakan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kecelakaan Maut di Tol Cikampek, Grandmax Langsung Terbakar, Warga Dengar Suara Gemuruh dan Ledakan
kolase tribunnews.com/ tribunbekasi.com
Kondisi bus Primajasa yang terlibat kecelakaan maut di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin (8/4/2024) dan kondisi dua kendaraan terbakar saat kejadian kecelakaan. Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 58, Senin (8/4) menewaskan belasan korban, warga ngaku dengar suara gemuruh dan ledakan. 

"Jadi ada secara keseluruhan ada 13 kantong mayat yang sedang diidentifikasi. Di dalam sudah ada tim dari Inafis, dari DVI, dari forensik RSUD Karawang yang sedang mengidentifikasi korban yang luka bakar ini," ucap Aan di RSUD Karawang, Jawa Barat pada Senin (8/4) pagi.

Aan menuturkan bahwa jumlah kantong jenazah itu sekaligus meralat data sebelumnya yang menyatakan ada 12 kantong jenazah yang dibawa dalam kecelakaan tersebut.

"Jadi ralat tadi 12 kantong ternyata ada beberapa potongan tubuh yang masih tertinggal dimasukan lagi ke kantong mayat," katanya.

Baca juga: Eva Daniawati Mahasiswi IPB Jadi Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cikampek Km 58, Warga Kuningan

Dari jumlah kantong jenazah itu, kata Aan, ada 6 jenazah yang masih utuh sehingga dalam proses identifikasi tim inafis. Sebaliknya, ada satu jenazah yang sudah teridentifikasi berasal dari Kudus.

"Ada 6 mayat yang masih utuh, tapi sedang diidentifikasi juga oleh tim inafis. Ada satu dari data inafis kita yang teridentifikasi alamatnya di Kudus untuk penumpang Grand Max ini," katanya.

Aan menambahkan pihaknya akan segera melakukan olah TKP. Nantinya, diharapkan penyebab kecelakaan bisa segera terungkap.

"Jadi itu secara keseluruhan dari olah TKP nanti akan dilaksanakan oleh tim dari Polda Gabungan dengan Mabes Polri, Korlantas dengan menggunakan TAA ya. Mudah-mudahan dalam waktu cepat bisa teridentifikasi penyebab penyebab kecelakaan yang terjadi," katanya.(tribun network/igm/wan/dod)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas