Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Pemuda Asal Ciamis Terseret Ombak Pantai Pangandaran, 2 Hilang

Empat pemuda asal Ciamis terseret ombak di Pantai Pangandaran Jawa Barat pada Jumat (19/4/2024) siang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 4 Pemuda Asal Ciamis Terseret Ombak Pantai Pangandaran, 2 Hilang
(TribunJabar.id, Padna)
Pencarian dua pemuda asal Ciamis yang terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (19/4/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Empat pemuda asal Ciamis terseret ombak di Pantai Pangandaran Jawa Barat pada Jumat (19/4/2024) siang.

Dua di antaranya berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke RSUD Pandega Pangandaran.

Sementara dua sisanya masih belum ditemukan.

Kasat Polairud Polres Pangandaran, AKP Sugianto menjelaskan, kejadian itu bermula ketika 4 pemuda tersebut datang rombongan bersama 7 orang lainnya untuk bermain voli pada Jumat siang sekira pukul 11.00 WIB.

"Mereka, semuanya berjumlah 11 orang bermain voli di pantai tidak jauh dari lokasi kejadian," ujar Sugianto kepada Tribunjabar.id, Jumat (19/4/2024).

Lalu pukul 12.10 WIB, 7 orang dari mereka berlari menuju air laut pantai barat Pangandaran untuk berenang.

"Menurut saksi, karena panas yang sangat menyengat sehingga mereka berenang atau bermain air," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itulah tiba-tiba datang arus ombak yang membuat Asep (23) dan Azam (19) terseret ke tengah laut.

Melihat temannya terserat arus ombak, temannya yang bernama Candra (20) dan Eris (23) hendak memberikan pertolongan.

"Tapi, mereka malah ikut terseret ketengah laut. Tapi untung mereka berdua (Candra dan Eris) dapat ditolong oleh rekan lainnya dengan melemparkan pelampung," ujarnya.

Kemudian, kedua korban selamat langsung dievakuasi ke RSUD Pandega Pangandaran.

Baca juga: VIDEO Cerita Kapten Fauzi, Nakhoda KM Gunung Dempo Taklukan Ombak 8 Meter Perairan Masalembo

"Kalau 2 rekannya lagi bernama Asep dan Azam terseret arus ke tengah dan hilang tenggelam," ucap Sugianto.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto mengakui, Pos 5 tempat para korban berenang mempunyai kondisi ombak yang besar.

Bahkan dari dulu para wisatawan tidak direkomendasikan untuk tempat berenang.

Sakio mengatakan, pihaknya tengah melakukan pencarian terhadap dua pemuda yang belum ditemukan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas