Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sayap Pesawat Garuda Terbakar usai Terbang dari Bandara Makassar, 450 Jemaah Haji Selamat

Berikut kondisi terkini 450 jemaah calon haji (JCH) asal Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel), yang merupakan penumpang pesawat Garuda yang terbakar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Abdul Muhaimin
zoom-in Sayap Pesawat Garuda Terbakar usai Terbang dari Bandara Makassar, 450 Jemaah Haji Selamat
Hendra Gunawan/Tribunnews.com
Ilustrasi sayap pesawat Garuda Airbus A330 saat mengudara. Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink akan menyiapkan 6.200 kursi tambahan untuk menyambut gelaran MotoGP Mandalika 2023 yang akan berlangsung pada tanggal 13-15 Oktober 2023 mendatang. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah pesawat Garuda yang membawa rombongan jemaah calon haji (JCH) asal Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Sayap pesawat tersebut terbakar sehingga kembali mendarat di bandara keberangkatan, Rabu (15/5/2024) sore.

Di dalam pesawat terdapat 450 JCH dengan rincian 441 jemaah 9 petugas

Penyebab insiden ini belum diketahui.

Salah satu jamaah haji laki-laki kloter 5 Embarkasi Makassar yang tak ingin disebutkan namanya sempat merasakan kepanasan dalam pesawat.

Dari cerita jemaah haji tersebut, pesawat sudah lepas landas dari bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

"Sudah hampir 1 jam perjalanan, sudah 45 menit kita terbang," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ditengah perjalanan, ia mengaku mendapatkan informasi terdapat kerusakan mesin.

"Baru ada informasi bilang ada kerusakan mesin terpaksa kita harus putar," ungkapnya.

Jemaah tersebut sempat merasa kepanasan saat berada di atas pesawat setelah lepas landas.

"Panas di atas tidak jalan ac-nya, tidak berasapji di atas pesawat tapi panas, mungkin karena itu (terbakar mesin)," ujarnya.

Baca juga: Jemaah Haji Dilarang Bawa Jimat ke Arab Saudi, Hukumannya Penjara hingga Pancung

Dua kali memutari pulau, kata jemaah tersebut, barulah pesawat dapat kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Jadi dua kali dia putari itu pulau baru kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin," jelasnya.

"Jadi lebih satu jam, karena kita berangkat tadi 15:35 Wita," tambah dia.

Dia mengaku merasa tegang, sehingga keluar Aula Mina Asrama Haji Sudiang untuk meminum secangkir kopi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas