Buntut Kecelakaan Bus Study Tour, Disdikbud Metro Lampung Beri Tanggapan
Kepala Disdikbud Metro, Suwandi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat dan jeli perihal study tour yang akan dilakukan sekolah.
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan bus study tour di l Lintas Barat (Jalinbar) ruas Tanggamus, Lampung, Rabu (22/5/2024) dapat atensi dari beberapa pihak.
Termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Metro Lampung.
Melihat banyaknya kecelakaan bus study tour, Disdikbud Metro Lampung bakal perketat aturan wisatawa pendidikan.
Kepala Disdikbud Metro, Suwandi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat dan jeli perihal study tour yang akan dilakukan sekolah.
Meski begitu, lanjut dia, sekolah tetap diperbolehkan mengadakan study tour.
Akan tetapi harus dilakukn sesuai syarat, dan ketentuan yang berlaku.
"Kendati tak ada larangan khusus mengenai karya wisata, namun dengan syarat dan ketentuan pembahasan rencana study tour yang melibatkan wali murid, diharap pelaksanaannya dapat berjalan sesuai harapan," kata dia, Rabu (22/5/2024).
“Kita tetap harus mewaspadai dan mengingatkan kepada setiap satuan pendidikan, yang punya rencana-rencana melakukan study tour. Kita tidak ada larangan, tidak ada aturan untuk melarang, tapi sekedar untuk mewaspadai dan hati-hati boleh lah,” tambahnya
Ia menuturkan, sekolah tetap diperbolehkan melaksanakan kegiatan study tour dengan catatan harus melakukan persiapan secara matang.
Hal itu dilakukan demi menjamin keselamatan para peserta study tour sekolah.
“Terlepas urusan maut itu adalah takdir, tapi kita tetap harus mewaspadai ya, karena kemungkinan-kemungkinan buruk itu bisa saja muncul kapanpun, kepada siapapun,” terangnya.
Baca juga: Terjadi Lagi, Bus yang Angkut Rombongan Siswa di Lampung Kecelakaan, 6 Orang Terluka
Ia mengungkapkan, pihaknya kini masih menunggu aturan terbaru tentang pelaksanaan study tour dari Pemerintah.
Suwandi juga mengaku siap mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat tentang study tour sekolah.
“Kalau ada regulasi dari pusat atau dari Pemerintah Kota Metro dalam memperketat itu, ya kita ikuti," tukasnya.
"Kita harus beradaptasi lah saya kira dengan segala situasi itu," pungkasnya.
Bus Rem Blong
Bus pariwisata yang membawa rombongan anak sekolah SD MIN 1 Pesisir Barat, Lampung mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus pada, Rabu (22/5/2024).
Kasatlantas Polres Tanggamus Iptu Ridwansyah mengungkapkan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada pukul 01.30 WIB.
Dirinya mengungkapkan, lokasi kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh bus pariwisata ini memang minim penerangan.
"Di lokasi kejadian kecelakaan kondisi jalan menurun dan menikung ditambah lagi jalan yang gelap," ujar Iptu Ridwansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser.
Ia juga mengatakan, pada saat itu rem bus pariwisata itu mengalami macet atau tidak berfungsi.
"Antara sang sopir mengetahui atau tidak roda depan bus tersebut mengalami macet rem atau tidak berfungsi," jelasnya.
Sehingga mobil tersebut terjerembab ke dalam jurang yang dalamnya kurang lebih 20 sampai 50 meter.
Beruntung, mobil tersebut tersangkut di pohon sehingga tidak terjerembab masuk ke jurang yang lebih dalam.
Dirinya juga mengungkapkan, total terdapat 45 orang penumpang yang berada di dalam bus pariwisata tersebut.
45 orang penumpang itu sendiri terdiri dari 13 orang guru dan 24 orang murid.
Selain itu, terdapat pula empat orang anggota keluarga dewan guru beserta sopir dan kenek mobil pariwisata tersebut.
Kemudian di dalam bus pariwisata itu juga terdapa dua orang anggota EO yang ikut dalam rombongan busa tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Marak Kecelakaan Bus Study Tour, Disdikbud Metro Lampung Akan Perketat Aturan dan Gegara Rem Blong Bus Pariwisata Terjun Bebas ke Jurang di Jalinbar Tanggamus