Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penyebab Kematian Pria dalam Toren di Tangsel, Diduga Sengaja Sembunyi, Tak Ada Bekas Luka

Polisi mengeluarkan hasil otopsi mayat Devi Karmawan dalam toren air di Pondok Aren. Diduga Devi sengaja masuk ke toren dan kehabisan nafas.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Penyebab Kematian Pria dalam Toren di Tangsel, Diduga Sengaja Sembunyi, Tak Ada Bekas Luka
TribunTangerang/Ikhwana Mutuah Mico
Mayat dalam toren air setelah dievakuasi di Pondok Aren, Tangerang, Banten, Senin (27/5/2024). 

TRIBUNNWES.COM - Terungkap penyebab tewasnya pria yang ditemukan di dalam toren di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

Pria bernama Devi Karmawan sempat menghilang beberapa hari dan ditemukan dalam keadaan tewas di dalam toren.

Kondisi jasad sudah membengkak sehingga polisi memastikan jasad berada di toren lebih dari sehari.

Berdasarkan hasil autopsi Devi masih hidup ketika masuk ke toren air.

Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto, menjelaskan tidak ditemukan luka di tubuh Devi seperti yang diucapkan ibunya.

“Saat terendam atau tenggelam di air, kondisi masih hidup."

“Tidak ada luka di tubuh. Baik karena luka benda tumpul maupun benda tajam,” tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq, menyatakan Devi meninggal karena kehabisan nafas di dalam toren.

"Dugaan kami sementara yang bersangkutan kehabisan nafas di dalam toren," tuturnya, Selasa (28/5/2024) malam, dikutip dari TribunTangerang.com.

Warga menduga, Devi sengaja sembunyi di dalam toren karena berstatus buron kasus narkoba.

Evakuasi Jenazah

Baca juga: Warga Sebut Mayat Dalam Toren di Pondok Aren Diduga Target Penggerebekan Kasus Narkoba

Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, jasad ditemukan warga pada Senin (27/5/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Habis Magrib kita mendapat laporan bahwa ditemukan di atas toren air penampung itu, kemudian jam 18.30 WIB kami tim kami langsung merapat ke sana," paparnya, Senin, dikutip dari TribunTangerang.com.

Proses evakuasi menemui kendala karena toren masih dipenuhi air.

"Memastikan status, memastikan di toren tersebut ada sosok mayat, kita langsung lakukan evakuasi," lanjutnya.

Untuk mengevakuasi jasad, petugas memotong toren menggunakan gergaji dan mengeluarkan airnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas