Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Saksi ini Berani Disumpah, Ngotot Pegi Makan Sate dan Tidur Bersama di Bandung saat Vina Dibunuh

Saksi ini pasang badan, berani di sumpah soal kesaksian Pegi ada di Bandung saat Vina dibunuh, sebut Pegi makan sate dan tidur di Bedeng.

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Saksi ini Berani Disumpah, Ngotot Pegi Makan Sate dan Tidur Bersama di Bandung saat Vina Dibunuh
Tangkap Layar Kompas TV
Pegi Setiawan (PS) alias Perong, sosok yang diduga menjadi otak pembunuhan Vina di Cirebon, dihadirkan Polda Jawa Barat dalam konferensi pers, Minggu (26/5/2024). Saksi ini pasang badan, berani di sumpah soal kesaksian Pegi ada di Bandung saat Vina dibunuh, sebut Pegi makan sate dan tidur di Bedeng. 

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON – Seorang saksi sesama kuli bangunan berani disumpah demi membela Pegi Setiawan, tersangka pembunuh Vina Cirebon.

Teman sesama kuli bangunan ini memastikan Pegi Setiawan yang kini ditahan Polda Jabar bukanlah pelaku pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya Eki.

Pada malam kejadian, 27 Agustus 2016, saksi bernama Ibnu Sandi tersebut dan Pegi sedang bekerja di Bandung.

Ibnu siap disumpah dan mempertanggungjawabkan seluruh perkataannya di mata hukum.

Bahkan hari ini, Jumat (31/5/2024) Ibnu dan dua saksi lainnya bakal diperiksa di Polda Jabar.

“Pegi sama saya pulang enggak pulang ke Cirebon. Berani sumpah. Saya berani karena Pegi memang ada di Bandung,” ujarnya.

Ibnu mengingat betul Pegi datang ke Bandung pada awal Agustus 2016.

BERITA REKOMENDASI

Saat itu mereka bekerja di rumah seseorang bernama Agus.

“Saya datang ke Bandung, Pegi sudah ada duluan. Kita kerja bangun rumah Pak Agus di Rancamanyar,” kata pria yang juga masih sepupu Pegi itu saat bertemu dengan Dedi Mulyadi, anggota DPR RI .

Selama bekerja, para kuli termasuk Pegi, tidur di bedeng yang dibuat sendiri di lokasi proyek.

Menurutnya, pembangunan rumah tersebut selesai seluruhnya sekitar Desember 2016.

Baca juga: Anaknya Dirilis Jadi Tersangka Kasus Vina Cirebon, Ibu Pegi Syok, Sakit dan Terus Menangis 

Seingat Ibnu, selama bekerja, Pegi tak pernah pulang ke Cirebon.

Pegi hanya mengirimkan uang ke ibunya yang berada di Cirebon, dengan cara dititip ke temannya yang pulang.

Ibnu memastikan Pegi bersamanya saat peristiwa pembunuhan kepada Vina terjadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas