Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pemuda yang Tewas di Malang Ternyata Kabur dari Rumah, Dipulangkan sang Pacar karena Mabuk

S (19), pemuda yang tewas di rumahnya ternyata sempat kabur karena motor digadaikan sang ayah. Saat kabur, korban menginap di rumah sang pacar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pemuda yang Tewas di Malang Ternyata Kabur dari Rumah, Dipulangkan sang Pacar karena Mabuk
Istimewa
S (19), pemuda yang tewas di rumahnya ternyata sempat kabur karena motor digadaikan sang ayah. Saat kabur, korban menginap di rumah sang pacar. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - S (19), pemuda di Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang ditemukan tewas di rumahnya, ternyata sempat kabur dari rumah.

S ditemukan terbujur di ruang tamu rumahnya dengan luka di bagian mata dan bibir, Jumat (5/7/2024).

Sebelum ditemukan tewas, S ternyata sempat pergi dari rumah karena marah motornya digadaikan sang ayah.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah mengatakan, S tak pulang selama dua hari.

"Karena yang bersangkutan ini kabur dari rumah. Dia marah karena motornya digadaikan bapaknya tanpa seizin dia," katanya, Senin (8/7/2024), dilansir TribunJatim.com.

Saat kabur, S menginap di rumah pacarnya yang berada di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

S pun sempat bermain ke rumah tetangga pacarnya dan menenggak minuman keras.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, S dipulangkan oleh pacarnya pada Jumat.

Ketika akan dipulangkan ke rumah, mereka sempat berhenti di Puskesmas Turen, karena korban mengeluh sakit.

Namun, korban menolak masuk ke puskesmas dan bersikukuh dipulangkan ke rumahnya.

Setibanya di rumah, pacar S tidak memberitahu pihak keluarga lantaran kondisinya sudah larut.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas, Remaja di Malang Sempat Diajak Kekasih ke Puskesmas, tapi Menolak

"Tapi si pacar ini sampai pagi masih minta tolong ke tetangga yang dia kenal. Tetangga termasuk teman korban untuk dilihatkan kondisi S," ungkapnya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi korban keluar.

Sementara menurut keterangan dokter, ada gejala yang mengarah ke asfiksia, masalah pernapasan yang diakibatkan oleh rendahnya kadar oksigen dalam tubuh.

"Sementara info dari dokter yang menangani autopsi mengarah ke asfiksia," ucap Gandha saat dikonfirmasi, Minggu (7/7/2024), mengutip TribunJatim.com.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas