Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Duel Maut di Pamekasan, Paman Tewas di Tangan Keponakan

Rahem alami luka di sekujur tubuhnya akibat mendapat sabetan berulang-ulang arit tumpul Alim

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Duel Maut di Pamekasan, Paman Tewas di Tangan Keponakan
Tribunnews
Abd Rahem tewas usai terlibat perkelahian di Dusun Ragang, Desa/Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (17/7/2024) lalu. 

Laporan Wartawan Surya  Muchsin

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN –  Abd Rahem (42) dan Mohammad Alim (45) yang masih terhitung saudara yakni paman dan ponakan terlibat perkelahian di Dusun Ragang, Desa/Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (17/7/2024) lalu.

Dalam duel itu, Rahem tewas akibat sabetan senjata tajam dari Alim warga Dusun Nangger, Desa Tlanakan.

Rahem mengalami beberapa luka di sekujur tubuhnya akibat mendapat sabetan berulang-ulang arit tumpul Alim.

Sekitar dua jam kemudian, korban baru berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian lalu dibawa ke kamar mayat RSUD Slamet Martodirdjo, Pamekasan untuk dilakukan otopsi.

Sedangkan Alim mendatangi kepala desa setempat, dan memberitahu apa yang telah dilakukannya sebelum menyerahkan diri ke Polsek Tlanakan.

Baca juga: Kakek Beristri 3 di Pamekasan Hamili Cucu Tetangga, Jadi Buronan Selama Tiga Tahun

Kapolsek Tlanakan, AKP J Tirto Atmojo mengatakan, Alim ditahan atas perbuatannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Senjata tajam yang digunakan untuk melukai korban, disita sebagai barang bukti.

“Berdasarkan keterangan sementara dan beberapa saksi, perkelahian itu diduga karena tersangka cemburu kepada korban sehingga kemarahannya memuncak,” kata Tirto, Kamis (18/7/2024).

Sebelum kejadian, tersangka mendatangi rumah korban untuk menanyakan keberadaan istrinya.

Tetapi saat itu korban mengaku tidak tahu menahu keberadaan istri tersangka.

Tidak diketahui siapa yang memulai, kemudian terjadi pertengkarann sengit di antara kedua pria itu.

Kemudian korban masuk ke rumahnya dan keluar membawa pentungan kayu tetapi pelaku langsung balik kanan pulang mengambil arit dan kembali ke rumah korban.

Kebetulan jarak rumah korban dengan rumah pelaku hanya beberapa puluh meter.

Dan saat itulah keduanya terlibat perkelahian, hingga korban tersungkur bersimbah darah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas