Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyebab Bentrok Brimob vs Polisi di Tual, Terdengar Rentetan Bunyi Tembakan

Bentrok antara anggota Brimob vs personel polisi dipicu salah paham. Bermula saat polisi melakukan razia motor racing.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Penyebab Bentrok Brimob vs Polisi di Tual, Terdengar Rentetan Bunyi Tembakan
ist
Suasana saat Bentrok Polisi dengan Brimob di Kota Tual. -- Bentrok dipicu salah paham, bermula saat polisi melakukan razia motor racing. 

TRIBUNNEWS.COM - Bentrokan terjadi antara anggota Brimob dengan personel Polres Tual di Kota Tual, Maluku, Minggu (28/7/2024) malam.

Dari video yang beredar, terdengar bunyi rentetan tembakan berulang.

Melansir TribunAmbon.com, penyebab bentrokan itu diduga karena salah paham.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminullah menjelaskan, kejadian bermula saat aparat Polres Tual melakukan patroli dan razia sepeda motor berknalpot racing.

"Ada patroli, terus ada razia knalpot racing, kemudian ada yang diamankan," kata Aries.

Saat razia, ada seseorang yang diamankan, sedangkan yang lainnya berhasil kabur.

Tak berselang lama, datang puluhan orang yang langsung menyerang personel polisi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ada yang lari melaporkan kejadian (kepada) temannya. 30 orang nyerang polisi. Indikasinya ada anggota Brimob," ungkapnya.

Aries menyebut, masalah tersebut kemudian diselesaikan secara damai.

"Sudah diamankan, sudah diklarifikasi. Memang betul anggota Brimob."

"Sudah diklarifikasi kemudian terjadilah penyerangan itu, mungkin karena tidak terima," imbuhnya, dilansir Kompas.com.

Baca juga: Kronologi Brimob Vs Polisi Bentrok di Kota Tual, Ada Suara Tembakan, Warga Panik Lari Menghindar

Ia mengkau, aksi penyerangan itu dilakukan oleh sejumlah personel Brimob.

Kapolres Kota Tual, AKBP Adrian Tuuk memastikan, kondisi keamanan sudah kondusif pascabentrokan Minggu malam.

Kendati demikian, pihaknya tetap menyiagakan aparat untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, terlebih di markasnya.

"Sudah terkendali, saya masih siaga di Mako dengan anggota," jelasnya, Minggu malam.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas