Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Fakta Ayah Sandera Anak Kandung di Sulsel, Beraksi dalam Pengaruh Narkoba

Kapolres Pinrang, AKBP Andiko Wicaksono mengatakan, pelaku melakukan penyekapan terhadap anaknya yang masih balita karena pengaruh narkoba

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Fakta Ayah Sandera Anak Kandung di Sulsel, Beraksi dalam Pengaruh Narkoba
Kolase Tribunnews.com
Tangkap layar viral video Kapolres Pinrang menangis saat selamatkan bayi yang disandera Ayahnya di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria bernama Sandi (25) warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyandera anak kandungnya sendiri.

Sandi menyandera anak kandungnya sendiri yang masih berusia 1 tahun 2 bulan selama 16 jam.

Bahkan, ia sempat mengancam akan membunuh darah dagingnya sendiri.

Hal tersebut dikonfirmasi Kasatreskrim Polres Pinrang, iptu Andi Reza Pahlawan.

"Benar, jadi Bhabinkamtibmas mendapat laporan dari pihak keluarga koban. Kemudian kami bersama tim langsung ke lokasi," ujarnya.

Pelaku menyandera anaknya sendiri di rumah di Desa Tosulo, Kecamatan Mattiro Sompe, Pinrang, Minggu (4/8/2024).

"Selama 16 jam yah dia (pelaku) ini menyandera anaknya. Mulai jam 7 malam sampai 10 pagi tadi," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi pelaku gunakan parang mengancam mau membunuh anaknya," ucapnya.

Pihak kepolisian pun terus melakukan negosiasi kepada pelaku supaya melepaskan korban.

"Semalaman kami di sana, melakukan negosiasi kepada pelaku. Tapi pelaku juga bersikeras, baru tadi sekitar jam 10 kami bisa amankan pelaku dan menyelamatkan anaknya," ujarnya.

Pelaku pun langsung diamankan di Polres Pinrang.

Baca juga: Kondisi Bayi Korban Sandera di Pinrang, Ayah Kandung Lakukan Penganiayaan dan Ancaman Pembunuhan

"Kami masih melakukan pemeriksaan pelaku, sudah diamankan. Kalau korban di rumah sakit kurang vitamin dan susu setelah disandera 16 jam," tandas Andi Reza.

Positif Narkoba

Terbaru ini, Kapolres Pinrang, AKBP Andiko Wicaksono membeberkan fakta baru.

Ternyata, Sandi positif narkoba.

Andiko mengatakan, pelaku melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap anaknya yang masih balita karena pengaruh narkoba.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas