Kapal Tanker Angkut BBM Terbakar di Perairan Bali, Terjadi Ledakan dan Alami Blackout, 5 ABK Tewas
Sebuah kapal tanker yang mengangkut BBM terbakar di Perairan Bali, sempat terdengar suara ledakan.
Penulis:
tribunsolo
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
TRIBUNNEWS.COM - Kapal tanker yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM), terbakar di dekat Pulau Tepekong di Perairan Candidasa, Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (7/8/2024).
Dilansir TribunJogja.com, Nakhoda kapal, Muhammad Haris Al Razak mengaku mendengar suara ledakan sebelum kebakaran terjadi.
Tak berselang lama, kapal langsung mengalami black out.
Black out adalah kondisi di mana sumber tenaga penggerak utama pada kapal tidak beroperasi karena tidak adanya pasokan listrik dari diesel generator yang merupakan sumber listrik utama di atas kapal.
"Tiba-tiba ada ledakan dan kapal black out. Kami langsung meminta bantuan ke operasi Tanjung Manggis," ujarnya.
Ia menuturkan kebakaran kapal terjadi sekitar satu setengah jam setelah perjalanan dari titik keberangkatan.
Sementara itu, Sukadana mengungkapkan terdapat saksi lain, Rizky Wulandari (27), seorang kru kapal menyebut sempat mendengar suara ledakan di bagian mes kru kapal saat kapal berada di seputaran Perairan Candidasa.
"Lalu saksi sempat menyebut terjadi ledakan kedua, dan terjadi kebakaran di kamar mesin kapal," ucap Sukadana.
Lalu Rizky menuju ke anjungan kapal dan melihat banyak anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana mengungkapkan, kebakaran kapal tanker itu terjadi pukul 03.00 Wita.
Kejadian tersebut bermula sekira pukul 01.18 Wita saat kapal tanker mengangkut BBM menuju Sumbawa, NTB.
Baca juga: Detik-detik Kapal Tanker Angkut BBM Meledak di Bali, 5 ABK Tewas, 15 Lainnya Luka-luka
Atas kejadian ini, Polres Karangasem berkoordinasi dan melibatkan Polair Polda Bali.
Selain itu, juga melibatkan Labforensik Polda Bali, untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
5 ABK Tewas, 15 Lainnya Mengalami Luka Bakar
Dilansir TribunBali.com, kapal tanker yang berlayar tersebut memuat 21 orang ABK.
Setelah terdengar ledakan dan terjadi kebakaran, semua ABK berkumpul di Master Station Kapal.