Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswa Unibba Bandung Terancam Buta: Matanya Terkena Lemparan Batu Saat Demo di DPRD Jabar

Mata kiri Andi mengalami luka cukup serius lantaran terkena lemparan batu saat bentrok dengan polisi. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Mahasiswa Unibba Bandung Terancam Buta: Matanya Terkena Lemparan Batu Saat Demo di DPRD Jabar
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Massa dari mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Gugat Negara menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/8/2024). Unjuk rasa dalam rangka menolak revisi Undang-Undang Pilkada tersebut berujung ricuh setelah pagar DPRD berhasil dijebol massa. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-  Andi Andriana, mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba) terancam buta akibat matanya terkena lemparan batu saat unjuk rasa tolak revisi UU Pilkada di gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung. 

Diketahui peristiwa itu terjadi saat unjuk rasa pada Kamis (23/8/2024). 

Mata kiri Andi pun mengalami luka cukup serius lantaran terkena lemparan batu saat bentrok dengan polisi. 

Baca juga: Rakyat Demo Tolak Revisi UU Pilkada: Jokowi Bahas Tambang, Gibran di Bandung, Kaesang di AS

Kini, Andi pun harus menjalani operasi mata. Lantas, siapakah sosok Andi Andriana tersebut?

Kronologis terkena lemparan batu

Andi Andriana adalah mahasiswa jurusan program studi Ilmu Pemerintah.

Presiden Mahasiswa (Presma) Unibba, Fauzi Septian menerangkan, sebelum kejadian, Andi bersama satu rekannya sedang berusaha membantu mahasiswa lain yang sedang terlibat bentrokan dengan aparat keamanan. 

"Di situ ada dua anak Unibba yang berinisiatif untuk membantu teman-temannya yang lain karena banyak korban dan penangkapan oleh aparat kepolisian," kata dia kepada awak media di Rumah Sakit Mata Cicendo, Jumat (23/8/2024) sore.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, situasi kacau itu membuat Andi terpisah dengan rekannya.

Tidak lama kemudian tiba-tiba terjadi aksi saling lempar batu dan botol dari belakang Andi ke arah polisi.

"Kemudian dari arah polisi melemparkan sesuatu yang terkonfirmasi oleh korban itu batu. Ketika itu terjadi, Andi sedang berdiri terus kebetulan tali sepatunya lepas," ungkap Fauzi.

Andi pun sempat jongkok membetulkan tali sepatunya.

Namun nahas saat berdiri ada lemparan batu yang mengenai matanya.

Harus operasi 

Andi yang terluka parah itu pun dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mendapatkan perawatan sekitar pukul 18.30 WIB.

Setelah dari RSHS Bandung, Andi dirujuk ke Rumah Sakit Mata Cicendo untuk menjalani operasi.

Baca juga: Gibran Kunjungan ke Bandung saat Terjadi Demo di Sejumlah Daerah, Tak Jawab Isu Revisi UU Pilkada

Hal itu lantaran luka di bagian mata Andi cukup parah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas