Gempa Guncang Bandung, Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Dibatalkan, Sejumlah Bangunan Rusak
Gempa bumi mengguncang Bandung dengan kekuatan magnitudo 5,0 sekitar pukul 09.41 WIB pada Rabu (18/9/2024) pagi.
Editor: Hasanudin Aco
7.tKA 267 (KA Cikuray) di Stasiun Maswati
8. KA 363 (CL Bandung Raya) di Stasiun Cicalengka
9. KA 380 (CL Bandung Raya) di Stasiun Rancaekek
10. KA 7048 (KA Papandayan) di Stasiun Kiaracondong.
11. KA 386 (CL Garut) di Stasiun Pasir Jengkol.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan, saat menerima informasi gempa, seluruh perjalanan kereta api khususnya di wilayah Daop 2 Bandung langsung dilakukan berhenti luar biasa (BLB) untuk memastikan jalur yang akan dilewati aman dan tidak ada kendala.
"Tindakan cepat tersebut untuk memastikan tidak adanya kerusakan baik pada jalan rel, atau struktur jembatan yang ada di wilayah Daop 2 Bandung, serta guna mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu perjalanan kereta api," ucap Ayep dalam keteranganya, Rabu (18/9/2024).
Setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh, kata Ayep, seluruh lintas Daop 2 Bandung dinyatakan aman untuk dilalui.
“Seluruh perjalanan kereta api aman pasca gempa. Tidak ada dampak kerusakan di stasiun maupun di jalur rel akibat gempa tersebut,” jelas Ayep.
Perjalanan Kereta Cepat Dihentikan Sesaat
Sejumlah perjalanan kereta cepat Whoosh dibatalkan akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024) pagi.
Adapun titik lokasi gempa di Kabupaten Bandung berdekatan dengan lokasi jalur kereta cepat Whoosh.
Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan pembatalan dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh perjalanan Whoosh.
Sesuai SOP Keselamatan dan Keamanan, Tim Kerja KCIC melakukan pemeriksaan menggunakan Rail Car atau kereta perawatan.